*Polres Mesuji Bersama Polsek Jajaran Gelar Nonton Bareng Piala Dunia, Pererat Kedekatan dengan Masyarakat* Mesuji – Polres Mesuji bersama seluruh jajaran Polsek di lingkungannya menggelar kegiatan nonton bareng pertandingan sepak bola Piala Dunia yang mempertemukan timnas Meksiko melawan Afrika Selatan. Acara ini dihadiri oleh ratusan warga dari berbagai kalangan, menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya membangun kedekatan emosional serta mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Selain menjadi sarana hiburan bersama, momen ini juga dimanfaatkan untuk mengajak warga menjaga kekondusifan lingkungan dan menjauhi perilaku yang dapat meresahkan, baik selama maupun setelah pertandingan berlangsung. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan seperti itu menjadi wujud nyata kehadiran polisi di tengah-tengah masyarakat. “Kami ingin menunjukkan bahwa kepolisian bukan hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga berbagi kebahagiaan dengan warga. Nonton bareng seperti ini mempererat rasa persaudaraan dan kebersamaan, sekaligus memastikan antusiasme penonton tetap terjaga dalam batas sportivitas,” ujarnya. Jumat (12/06/26) Dini Hari.Lebih lanjut ungkap AKBP Firdaus, acara tersebut juga di gelar oleh seluruh Polsek Jajaran yaitu Polsek Simpang Pematang menggelar nobar di kedai nano Desa Simpang Pematang, Polsek Way Serdang di Desa Panca Warna, Polsek Tanjung Raya di pusat kuliner Desa Brabasan dan Polsek Mesuji Timur di Alun Alun Desa Marga Jadi.Kemudian Kegiatan tersebut juga merupakan perintah langsung oleh Bapak Kapolri untuk melaksanakan nobar piala dunia 2026 bersama warga masyarakat. "Selama pertandingan berlangsung, suasana terlihat meriah namun tetap tertib. Warga terlihat antusias menyemangati tim kesayangannya, namun tetap saling menghormati tanpa ada perselisihan. Petugas kepolisian yang hadir juga berinteraksi secara santai dengan warga, mendengarkan aspirasi, serta memberikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung." Jelasnya. Hingga pertandingan berakhir, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Kapolres berharap melalui momen kebersamaan tersebut hubungan harmonis antara Polres Mesuji dan masyarakat semakin erat, serta tercipta lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. Pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.