*Perkuat Pengamanan, Sat Samapta dan Sat Lantas Polres Mesuji Gelar Patroli Janji Jaga di Titik Krusial* MESUJI – Menjaga konsistensi pelayanan dan keamanan serta kelancaran lalu lintas, jajaran Satuan Samapta dan Satuan Lantas Polres Mesuji kembali menggerakkan operasi Patroli Janji Jaga, Sabtu (06/06/26). Kegiatan yang berbasis teknologi dan akuntabilitas ini berfokus pada titik-titik rawan dan padat aktivitas, dimulai dari persimpangan strategis Simpang Lambang Jaya hingga kawasan Underpass Exit Tol Simpang Pematang, kemudian berlanjut menyisir seluruh jalur utama dan pemukiman di wilayah hukum Polres Mesuji. Patroli Janji Jaga menjadi program andalan Polda Lampung yang menjamin kehadiran personel tidak hanya terjadwal, tetapi juga terukur dan transparan. Di setiap titik yang disinggahi, petugas melakukan validasi kehadiran dengan memindai kode QR yang telah terpasang, terhubung langsung ke sistem pemantauan berbasis GPS geofencing. Hal ini memastikan bahwa setiap titik kerawanan benar-benar terjamah dan petugas bertugas sesuai prosedur, tanpa sekadar berpatroli secara formalitas belaka. Simpang Lambang Jaya dan Underpass Exit Tol Simpang Pematang dipilih sebagai titik awal pengamanan mengingat kedua lokasi tersebut merupakan gerbang utama perlintasan dan jalur distribusi penghubung Kabupaten Mesuji dengan wilayah tetangga serta jalur lintas Sumatera. Arus kendaraan yang padat dan pergerakan barang maupun orang yang tinggi menjadikan kawasan ini rentan terhadap pelanggaran lalu lintas maupun tindak kejahatan jalan raya. Dalam pelaksanaannya, personel gabungan menerapkan pendekatan komunikatif. Saat berkeliling, kendaraan patroli membunyikan jingle kamtibmas dan menyiarkan imbauan penting melalui pengeras suara. Pesan yang disampaikan meliputi ajakan mematuhi rambu lalu lintas, kewaspadaan terhadap pencurian, serta himbauan agar warga tetap menjaga kerukunan dan melaporkan segala hal yang mencurigakan kepada pihak kepolisian dengan menghubungi call center 110. “Kolaborasi antara Sat Samapta dan Sat Lantas ini kami bentuk agar pengamanan menyeluruh. Tidak hanya menjaga keamanan dari tindak kriminal, tetapi juga memastikan arus lalu lintas lancar, tertib, dan aman bagi pengguna jalan. Di Simpang Lambang Jaya maupun Exit Tol Simpang Pematang, kehadiran kami dalam upaya preventif bagi pelaku kejahatan sekaligus rasa tenang bagi masyarakat yang melintas,” ungkap Kabag OPS Polres Mesuji Kompol Hendra Gunawan S.H, M.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H Setelah memastikan kondisi aman dan tertib di kedua titik strategis tersebut, rombongan patroli melanjutkan rute menyisir pemukiman warga, pusat keramaian, kawasan pasar, hingga perbatasan desa yang masuk dalam lingkup wilayah hukum Polres Mesuji. Kehadiran seragam coklat di tengah pemukiman mendapat sambutan positif, warga mengaku merasa lebih terlindungi dan diingatkan kembali untuk turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungannya sendiri. Polres Mesuji menegaskan bahwa pola patroli ini akan terus dilakukan secara berkesinambungan baik siang maupun malam hari. Semangat ini sejalan dengan rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80, di mana Polri berkomitmen menjadi kekuatan yang selalu ada, dekat, dan siap melayani kapan pun rakyat membutuhkan. Diharapkan melalui Patroli Janji Jaga ini, angka gangguan keamanan dapat ditekan seminimal mungkin. (Humas Polres Mesuji)

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.