*Sat Lantas Polres Mesuji Laksanakan Tasi Berkah Presisi, Bagikan 10 Karung Beras untuk Warga Kurang Mampu* MESUJI – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mesuji secara rutin menggelar program Tasi Berkah Presisi dengan tema “Lantas Mesuji Bersedekah”, yang kali ini diselenggarakan di Desa Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Jumat (8/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas menyalurkan bantuan berupa 10 Karung beras kepada warga kurang mampu di wilayah setempat. Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran kepolisian, khususnya Sat Lantas, untuk turut meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat dan warga. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung oleh personel Sat Lantas, disertai dengan komunikasi sosial serta imbauan terkait keselamatan berlalu lintas kepada warga. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H melalui Kasat Lantas AKP Rudi S, S.H, M.H menyampaikan bahwa program Tasi Berkah Presisi dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan menyeluruh kepolisian.“Kami ingin menunjukkan bahwa kehadiran Sat Lantas tidak hanya dalam penegakan aturan lalu lintas, tetapi juga hadir berbagi kebahagiaan dan kepedulian sosial. Semoga bantuan beras ini bermanfaat dan bisa meringankan kebutuhan pokok warga penerima,” ujarnya. Salah satu warga penerima bantuan mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan pihak kepolisian. “Terima kasih banyak kepada Bapak atau Ibu Polisi yang sudah peduli dan mengingat kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami sekeluarga,” ucapnya dengan haru. Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Diharapkan melalui kegiatan ini, hubungan harmonis antara Sat Lantas Polres Mesuji dan masyarakat semakin kuat, serta tercipta rasa saling percaya demi mewujudkan keamanan, ketertiban, dan keselamatan berlalu lintas di wilayah Kabupaten Mesuji. (Humas Polres Mesuji)

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.