Press Release Nomor: 123 / V / HUM.6.1.1./ 2026/ BidhumasSabtu, 9 Mei 2026*Kapolda Lampung Tanam Pohon Bareng Menteri PKP, REI Targetkan 1 Juta Pohon di Lampung*LAMPUNG - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menghadiri kegiatan Penanaman Sejuta Pohon yang digelar Real Estate Indonesia (REI) di kawasan Taman Kehati, Desa Purwotani, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026).Kegiatan yang digelar dalam rangka HUT REI ke-54 itu turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Maruarar Sirait, Pangdam, Forkopimda, hingga jajaran pemerintah daerah.Program penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari gerakan penghijauan dan pelestarian lingkungan yang ditargetkan mencapai hampir satu juta pohon selama masa kepengurusan REI.Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan pihaknya siap mendukung program penghijauan maupun pembangunan nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.“Pelestarian lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab bersama. Apa yang ditanam hari ini akan dirasakan generasi mendatang,” kata Helfi.Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan dan sektor swasta menjadi langkah penting menjaga keseimbangan pembangunan dan kelestarian alam di Lampung.“Kami dari Polda Lampung siap mendukung setiap program yang membawa manfaat bagi masyarakat, termasuk penghijauan dan pembangunan kawasan yang berkelanjutan,” ujarnya.*Taman Kehati Ditargetkan Capai 200 Ribu Tanaman*Taman Kehati Lampung sendiri dibangun di atas lahan seluas 24,99 hektare. Sejak tahap awal penanaman pada Desember 2024, lebih dari 13 ribu pohon dari 120 jenis tanaman lokal telah ditanam di kawasan tersebut.Dalam dua tahun ke depan, jumlah tanaman ditargetkan mencapai 200 ribu dengan fokus pada tanaman lokal yang memiliki nilai budaya dan ekologis.Menurut Helfi, keberadaan Taman Kehati menjadi aset lingkungan penting yang harus dijaga bersama.“Keberadaan Taman Kehati ini harus dijaga keberlanjutannya. Ini bukan hanya ruang hijau, tetapi juga warisan ekologis untuk anak cucu kita,” tegasnya.Sementara itu, Menteri PKP RI Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan seluruh pihak, termasuk Kapolda Lampung dan jajaran Forkopimda dalam menyukseskan program tersebut.Maruarar Sirait juga mengungkapkan pemerintah tengah menyiapkan kebijakan agar setiap pembangunan rumah, baik subsidi maupun komersial, wajib menanam minimal satu pohon di depan rumah.Selain itu, pemerintah pusat juga menyiapkan sejumlah program pembangunan di Lampung pada 2026, mulai dari bedah rumah yang ditingkatkan dari 3 ribu menjadi 10 ribu unit, pembangunan rumah susun, hingga penataan kawasan kumuh di Lampung Barat.“Kami juga meminta dukungan Kapolda Lampung dan Pangdam untuk mengawal program 3 juta rumah agar berjalan baik dan tepat sasaran,” ujar Maruarar.Acara ditutup dengan penanaman bibit pohon secara simbolis oleh Menteri PKP, Kapolda Lampung, Ketua Umum REI, Pangdam, dan sejumlah pejabat daerah, dilanjutkan penandatanganan prasasti monumen program penanaman sejuta pohon.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.