Press Release Nomor: 118/ V / HUM.6.1.1./ 2026/ BidhumasJumat, 1 Mei 2026*May Day di Lampung: Polisi Gelar Khitan Massal Hingga Bagi Ratusan paket Sembako*LAMPUNG - Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Kota Bandar Lampung diisi kegiatan sosial yang langsung menyentuh masyarakat. Biddokkes Polda Lampung menggandeng Federasi Serikat Buruh Karya Utama (FSBKU) menggelar bakti sosial di Aula Gedung Gumai, Panjang Selatan, Jumat (1/5/2026).Kegiatan bertema Merajut Kebersamaan Peningkatan Kesejahteraan Pekerja dan Produktivitas Nasional ini dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur TNI-Polri. Terlihat Kepala Dinas Kesehatan Lampung dr. Edwin Rusli, Kabiddokkes Polda Lampung AKBP dr. Sigit Lesmonojati, hingga Kapolsek Panjang AKP Ipran turut memantau jalannya kegiatan.Aksi sosial yang digelar tidak bersifat simbolis. Sebanyak 100 anak mengikuti khitanan massal, 80 warga mendapat pemeriksaan kesehatan gratis, 68 orang mendonorkan darah, serta 200 paket sembako dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan.Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan kegiatan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri bersama buruh dalam momentum May Day.“Kami ingin peringatan Hari Buruh tidak hanya diisi aksi turun ke jalan, tetapi juga kegiatan yang langsung memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.Yuni menambahkan, sinergi antara kepolisian dan serikat buruh menjadi kunci menciptakan situasi yang kondusif.“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa buruh dan aparat bisa berjalan bersama dalam kegiatan positif dan membangun,” katanya.Ia juga menilai kegiatan sosial seperti ini mampu memperkuat hubungan antara pekerja dan institusi negara.“Kami berharap kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan kemanusiaan,” ungkap Yuni.Menurutnya, momentum May Day harus dimaknai sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja secara luas. “Semangat kebersamaan ini penting untuk mendorong produktivitas sekaligus menjaga stabilitas keamanan di daerah,” tegasnya.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib dengan pengamanan 15 personel gabungan. Hingga kegiatan berakhir, situasi tetap kondusif tanpa gangguan berarti.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.