*Polres Mesuji dan Polsek Jajaran Melaksanakan Pengamanan Ibadah Peringatan Kenaikan Isa Al-Masih* Mesuji – Polres Mesuji dan Polsek Jajaran melaksanakan kegiatan pengamanan secara terpadu di gereja yang ada di Wilayah Hukumnya, dalam rangka mendukung dan menjamin kelancaran ibadah umat Kristiani yang memperingati Hari Kenaikan Isa Al-Masih atau Paskah tahun 2026 . Pengamanan ini diterapkan sejak persiapan hingga selesainya seluruh rangkaian ibadah di setiap lokasi. Kamis (14/05/26) Personel dikerahkan dan ditempatkan di lingkungan gereja, jalan akses masuk, area parkir, serta melakukan patroli keliling di sekitar lokasi ibadah. Selain menjaga keamanan, petugas juga mengatur kelancaran lalu lintas, membantu ketertiban parkir kendaraan, serta berkoordinasi erat dengan pengurus gereja dan tokoh masyarakat setempat. Dilakukan juga pengecekan dan sterilisasi lingkungan sekitar guna mengantisipasi segala potensi gangguan, benda mencurigakan, maupun hal-hal yang dapat mengganggu kekhusyukan ibadah. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menegaskan bahwa pengamanan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam menjamin hak kebebasan beribadah seluruh warga masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama, suku, maupun golongan. Hal itu juga bagian dari upaya menjaga kerukunan hidup beragama dan stabilitas keamanan wilayah agar tetap aman, damai, dan kondusif . “Kehadiran kami di sini adalah untuk melindungi, mengayomi, dan melayani. Polsek Jajaran pun melaksanakan pengamanan diantaranya Polsek Simpang Pematang, Polsek Tanjung Raya, Polsek Mesuji Timur dan Polsek Way Serdang. Kami ingin memastikan seluruh umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang, khusyuk, aman, dan penuh sukacita, tanpa rasa khawatir sedikitpun di Wilayah Hukum Polres Mesuji. Keamanan dan ketertiban beribadah adalah tanggung jawab kami bersama,” tegasnya Hasil pemantauan di seluruh titik lokasi menunjukkan seluruh ibadah berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Tidak ditemukan gangguan keamanan maupun kejadian yang meresahkan masyarakat. Pengurus gereja dan umat yang hadir pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta pelayanan maksimal dari pihak kepolisian yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka. Lanjut Ungkap AKBP Firdaus Kegiatan tersebut sekaligus mempertegas sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kedamaian serta persatuan di Kabupaten Mesuji, menjadikan suasana wilayah tetap aman dan damai dalam setiap momen keagamaan. Pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.