Mesuji – Jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Mesuji melaksanakan kegiatan Cooling System Sambang dan pembinaan penyuluhan hukum (Binluh) kepada para santri di Pondok Pesantren Syafa’atul Furqon, yang berlokasi di Desa Adi Mulyo, Kecamatan Panca Jaya, Kabupaten Mesuji, Jumat (29/05/26). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran kepolisian dalam rangka membina, mengayomi, serta memberikan perlindungan kepada generasi muda di lingkungan pendidikan agama. Dalam penyampaian materinya, petugas Sat Binmas memberikan berbagai imbauan penting yang mencakup aspek hukum, keamanan, ketertiban, serta kewaspadaan bagi seluruh santri dan pengelola pondok pesantren. Salah satu poin utama yang ditekankan oleh Kasat Binmas Polres Mesuji IPTU R Girsang mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H adalah pencegahan tindakan asusila, khususnya pencabulan dan pelecehan seksual. Dijelaskan secara tegas bahwa segala bentuk tindakan kekerasan, pelecehan, atau perbuatan tercela yang melanggar norma agama dan hukum adalah perbuatan yang dilarang keras dan memiliki konsekuensi pidana yang berat. Para santri diingatkan untuk selalu menjaga kehormatan diri, berperilaku sopan, serta berani menolak dan melapor jika mengalami atau melihat perlakuan yang tidak wajar, tidak pantas, atau mencurigakan dari pihak manapun. Selain itu, Iptu Girsang juga memberikan pemahaman terkait Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) serta langkah-langkah antisipasi terhadap tindak pidana C3 (Curat, Curas, dan Curanmor). Para santri dan pengurus pesantren diimbau untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, memperketat penjagaan di lingkungan pondok, serta membiasakan diri menjaga keamanan barang pribadi dan fasilitas bersama agar terhindar dari potensi kejahatan. “Kami ingin memastikan lingkungan pondok pesantren ini tetap menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif untuk menuntut ilmu. Pahamilah hak dan kewajiban kalian menurut hukum, karena kesadaran hukum yang tinggi akan menjauhkan diri kalian dari masalah dan menjadikan warga masyarakat yang taat aturan,” ujarnya Tidak hanya itu, Kasat Binmas juga menekankan pentingnya sistem respon cepat. Para santri dan pengurus diajarkan langkah-langkah yang harus diambil dan cara menghubungi pihak berwenang secara cepat dan tepat apabila terjadi gangguan keamanan, kecelakaan, atau kejadian darurat lainnya dengan menghubungi layanan darurat Kepolisian 110 agar penanganan dapat dilakukan segera dan meminimalisir dampak yang merugikan. Tegasnya. Pihak pengasuh dan seluruh santri Pondok Pesantren Syafa’atul Furqon menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka mengapresiasi perhatian dan arahan langsung dari kepolisian yang dinilai sangat bermanfaat untuk menambah wawasan hukum, meningkatkan kewaspadaan, serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pesantren. Kegiatan Sambang dan Binluh berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme, serta semakin mempererat sinergi antara kepolisian dan lembaga pendidikan dalam menciptakan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan waspada.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.