MESUJI – Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mesuji melaksanakan kegiatan Pengamanan dan Pengaturan Lalu Lintas Pagi (Pam Rawan Pagi) di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 8 Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, pada Selasa (26/5/2026). Kegiatan itu rutin dilaksanakan setiap hari pada jam-jam rawan, khususnya saat pagi hari di mana tingginya volume kendaraan dan aktivitas warga berbarengan dengan datangnya para siswa ke sekolah. Personel yang diterjunkan bertugas secara langsung mengatur arus kendaraan, membantu penyeberangan siswa, serta memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di sekitar lingkungan sekolah. Kehadiran anggota Satlantas di lokasi dimaksudkan untuk mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan keselamatan para pelajar, terutama anak-anak yang masih berusia dini dan rentan terhadap risiko di jalan raya. Selain itu, petugas juga memberikan edukasi sederhana kepada siswa dan pengantar mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dan berhati-hati saat berada di jalan. Kasat Lantas Polres Mesuji AKP Rudi S, S.H, M.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan Pam Rawan Pagi merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan prima dan perlindungan kepada masyarakat, khususnya generasi penerus bangsa. Pengamanan di titik-titik pendidikan menjadi prioritas agar orang tua dan wali murid merasa tenang dan aman saat mengantar anak-anak mereka bersekolah. “Kami hadir di sini sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Mengamankan akses di depan sekolah adalah hal yang wajib kami lakukan demi keselamatan siswa, guru, dan pengguna jalan lainnya. Kami berharap keberadaan kami dapat menciptakan rasa aman, tertib, dan nyaman bagi semua pihak,” ujarnya. Para orang tua murid dan warga sekitar menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Mereka merasa sangat terbantu dan lebih tenang melihat petugas kepolisian yang dengan sigap mengatur lalu lintas dan membantu anak-anak menyeberang jalan dengan aman. Kegiatan pengaturan dan pengamanan lalu lintas pagi berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga jam masuk sekolah berakhir dan situasi di lokasi kembali kondusif.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.