MESUJI – Jajaran Polsek Mesuji Timur melaksanakan kegiatan rutin Jumat Curhat sekaligus menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada warga kurang mampu di Desa Tanjung Menang Raya, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Jumat (29/05/26). Kegiatan ini merupakan wujud nyata kehadiran kepolisian di tengah masyarakat, sebagai sarana untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, serta permasalahan yang dirasakan warga, sekaligus berbagi kebahagiaan dan meringankan beban ekonomi keluarga yang membutuhkan. Dalam kesempatan tersebut, pihak Polsek membagikan sebanyak 25 paket bantuan sembako. Setiap paket berisi kebutuhan pokok yaitu beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, tepung terigu 1 kilogram, dan gula pasir 1 kilogram, yang diserahkan langsung kepada warga sasaran secara tertib dan transparan. Kapolsek Mesuji Timur IPDA Andri Fernandes S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H dalam arahannya menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat dan penyaluran bantuan ini dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pelayanan Presisi Polri. Selain bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, kepolisian juga hadir untuk peduli dan membantu meringankan kesulitan masyarakat. “Kami hadir di sini untuk mendengarkan apa yang menjadi keluhan, harapan, maupun masukan dari warga, agar kami dapat lebih dekat dan memberikan pelayanan yang lebih baik. Bantuan yang kami berikan memang sederhana, namun semoga bisa bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membawa keberkahan bagi keluarga yang menerima,” ujarnya Selain menerima bantuan, warga juga diberi kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal yang dirasakan, mulai dari masalah keamanan, ketertiban, hingga kendala yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Pihak kepolisian mencatat setiap masukan dan berkomitmen untuk menindaklanjutinya bersama pemerintah desa serta instansi terkait. Mewakili Para warga penerima bantuan Kepala Desa Tanjung Menang Raya yang di wakili Sekdes Endi mengaku sangat berterima kasih dan merasa diperhatikan. Mereka menyambut baik kehadiran kepolisian yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif peduli dan berbagi dengan masyarakat. Suasana kegiatan berlangsung hangat, penuh kekeluargaan, dan semakin mempererat sinergi antara Polsek Mesuji Timur dengan warga di wilayah binaannya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.