MESUJI – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mesuji melaksanakan apel kesiapan pengamanan dalam rangka menyambut dan mengamankan pelaksanaan malam takbir menuju Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026, bertempat di lapangan apel Mapolres setempat. Selasa (26/05/26). Apel ini dipimpin oleh Kabag OPS Polres Mesuji Kompol Hendra Gunawan S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus, S.I.K., M.H., dihadiri seluruh Pejabat Utama, Perwira dan Personil, sebagai langkah awal dan penegasan kesiapan personel menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran ibadah masyarakat selama rangkaian perayaan hari besar Islam tersebut . Dalam amanatnya, Kapolres Mesuji melalui Kabag Ops menegaskan bahwa pengamanan malam takbir dan hari raya Idul Adha menjadi prioritas utama, guna memastikan seluruh umat Islam dapat melaksanakan takbir, shalat ied, hingga penyembelihan hewan kurban dengan aman, damai, khusyuk, dan jauh dari segala gangguan keamanan maupun ketertiban umum. “Kami siagakan seluruh kekuatan personel sebanyak 197 Personil yang tersebar di titik-titik strategis: masjid, mushola, jalan utama, dan pusat keramaian. Fokus utama kami adalah mencegah potensi gangguan, mengatur lalu lintas, serta memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat. Bertindaklah dengan pendekatan humanis, tegas namun santun, dan utamakan langkah pencegahan serta persuasif,” tegasnya Dalam arahannya, seluruh personel diimbau untuk mengantisipasi hal-hal yang berpotensi mengganggu ketertiban, seperti penggunaan petasan berlebihan, balap liar, kerumunan tidak teratur, hingga penyalahgunaan jalan raya saat takbiran. Selain itu, kepolisian juga berkoordinasi erat dengan unsur TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta satuan terkait agar sinergi pengamanan berjalan maksimal dan menyeluruh. “Kehadiran kami di lapangan harus dirasakan masyarakat sebagai pelindung dan pengayom. Pastikan suasana hari raya ini membawa kedamaian, kebersamaan, dan nilai pengorbanan yang luhur, sesuai makna Idul Adha itu sendiri,” tambah Kompol Hendra Usai apel, seluruh personel langsung bergerak menuju titik penugasan masing-masing untuk segera melaksanakan pengamanan dan pemantauan, guna menjamin seluruh rangkaian kegiatan malam takbir hingga hari raya berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Mesuji . Kegiatan apel kesiapan berlangsung khidmat, tertib, dan penuh semangat pengabdian, menandai kesiapan penuh Polres Mesuji dalam mengawal perayaan hari besar umat Islam tahun ini.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.