MESUJI – Dalam rangka memperingati dan merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah Tahun 2026, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mesuji melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan Markas Komando Polres Mesuji. Kegiatan sosial dan keagamaan ini menjadi momen istimewa untuk menumbuhkan rasa persaudaraan, kebersamaan, serta berbagi kebahagiaan dengan sesama. Rabu (27/05/26) Pada pelaksanaan tahun ini, Polres Mesuji menyiapkan dan menyembelih sebanyak 6 ekor sapi dan 13 ekor kambing. Hewan kurban tersebut telah dipilih dan dipastikan memenuhi syarat ketentuan syariat agama, sehat, serta layak untuk dikurbankan. Proses penyembelihan dilakukan secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan agama, serta diawasi langsung oleh tim pengawas dan ahli penyembelihan yang ditunjuk. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H, yang memimpin langsung kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban tersebut merupakan wujud nyata pengamalan nilai-nilai Idul Adha, yaitu nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan. Kegiatan juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antara seluruh personel Polres Mesuji, serta memperkuat hubungan kekeluargaan antara kepolisian dengan masyarakat di sekitar wilayah hukum. “Idul Adha adalah momentum untuk belajar dari keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang makna ketaatan dan pengorbanan. Melalui kegiatan kurban ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dan berkah kepada seluruh personel, keluarga besar Polres Mesuji, serta masyarakat sekitar yang membutuhkan. Harapan kami, daging kurban ini dapat bermanfaat, meringankan beban, dan membawa keberkahan bagi yang menerima,” ujar Kapolres Mesuji. Usai proses penyembelihan, pemotongan, dan pembagian daging yang dilakukan secara transparan dan tertib, seluruh hasil kurban tersebut didistribusikan kepada seluruh personel yang bertugas, keluarga besar Polres Mesuji, Purnawirawan Polri, Warakawuri, serta disalurkan kepada warga masyarakat di lingkungan sekitar markas komando, tokoh masyarakat, dan mereka yang berhak menerima. Pungkas AKBP Firdaus Warga masyarakat yang menerima pembagian daging kurban menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian serta perhatian Polres Mesuji. Kehadiran dan kepedulian ini dirasakan sangat mendekatkan hubungan antara kepolisian dan masyarakat, menciptakan suasana damai, rukun, dan penuh kekeluargaan di tengah perayaan hari besar Islam tersebut. Kegiatan penyembelihan dan pembagian hewan kurban di Polres Mesuji berlangsung dengan lancar, aman, tertib, dan penuh suasana kebersamaan, khidmat, serta kekeluargaan, mencerminkan sinergi yang erat antara Polri dan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan keagamaan.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.