*Keluarga Besar Polres Mesuji Gelar Shalat Ghaib, Turut Berduka Cita Atas Gugurnya Bripka Anumerta Arya Supena S.H* Mesuji – Keluarga Besar Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mesuji menggelar kegiatan Shalat Ghaib secara bersama-sama di Masjid Trisna At-Taubah, sebagai wujud duka cita mendalam atas gugurnya putra terbaik bangsa, Almarhum Bripka Anumerta Arya Supena S.H, yang gugur saat menjalankan tugas pengabdian demi bangsa dan negara. Senin (11/05/26) Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan, perwira, serta seluruh personel Polres Mesuji, yang berkumpul dengan hati penuh haru dan rasa kehilangan. Dalam pelaksanaannya, seluruh jajaran berdoa secara khusyuk, memohonkan ampunan dan rahmat Allah SWT untuk almarhum, serta memohon agar segala pengabdian, keberanian, dan pengorbanan yang telah dicurahkan selama bertugas diterima sebagai amal jariyah dan menjadi bukti kesetiaan tertinggi kepada negara. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa kepergian almarhum adalah kehilangan besar bagi keluarga besar Polri, khususnya bagi jajaran yang pernah bekerja dan berjuang bersamanya. Almarhum dikenang sebagai sosok yang berdedikasi tinggi, berintegritas, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat serta negara di atas kepentingan pribadi. Gugurnya almarhum adalah bukti nyata pengabdian tanpa batas dari seorang pelindung dan pengayom masyarakat, yang rela mengorbankan nyawa demi menjaga keamanan, ketertiban, dan kedaulatan negara. “Kami seluruh keluarga besar Polres Mesuji turut berduka cita yang sedalam-dalamnya. Semoga almarhum ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi Allah SWT, diterima segala amal ibadahnya, dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan menghadapi musibah ini,” ujar Kapolres Mesuji. Kegiatan Shalat Ghaib ini juga menjadi momen pengingat bagi seluruh personel untuk melanjutkan perjuangan dan semangat pengabdian yang telah dicontohkan oleh almarhum. Semangat dan nilai-nilai yang ditunjukkan Bripka Anumerta Arya Supena S.H akan terus menjadi teladan dan diwarisi oleh setiap anggota Polri dalam menjalankan tugas sehari-hari demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat. Kepergian almarhum meninggalkan jejak pengabdian yang tak terhapuskan, dan namanya akan selalu tercatat sebagai putra terbaik bangsa yang gugur di garis depan pengabdian. Pungkas AKBP Firdaus.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.