*Wujudkan Kondusifitas Wilayah, Sat Binmas Polres Mesuji Gelar Deklarasi Sabuk Kamtibmas Bersama Senkom Mitra Polri* MESUJI – Dalam upaya memperkuat sinergi dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban masyarakat, Jajaran Satuan Binmas (Sat Binmas) Polres Mesuji yang didukung oleh personel Polsek Tanjung Raya melaksanakan kegiatan Deklarasi Sabuk Kamtibmas. Kegiatan tersebut digelar bersama Senkom Mitra Polri Kabupaten Mesuji sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Mesuji. Acara berlangsung dengan penuh khidmat dan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Deklarasi ini menandai kesepakatan dan kesiapan Senkom Mitra Polri untuk turut serta aktif menjadi garda terdepan dalam mendukung tugas-tugas kepolisian, khususnya dalam hal pengamanan, penyampaian informasi, serta pemantauan situasi di masyarakat. Kasat Binmas Polres Mesuji AKP Poniran S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H, dalam kesempatannya menyampaikan bahwa pembentukan Sabuk Kamtibmas sangat penting untuk memperluas jangkauan pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. "Deklarasi Sabuk Kamtibmas ini merupakan bukti nyata kerjasama antara Polri dan masyarakat. Kami berharap Senkom Mitra Polri dapat menjadi mitra yang handal, selalu siap siaga, dan mampu berkoordinasi dengan cepat apabila terdapat informasi atau kejadian yang perlu ditindaklanjuti," ujar Kasat Binmas. Kamis (30/04/26) Lebih lanjut disampaikan, kehadiran Sabuk Kamtibmas diharapkan mampu menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta mempererat tali persaudaraan antara unsur keamanan dan elemen masyarakat sipil. Sementara itu, Ketua Senkom Mitra Polri Kabupaten Mesuji Rudi Hidayat menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah dan tanggung jawab sebagai mitra kepolisian, serta berjanji akan bekerja secara profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku demi terwujudnya Mesuji yang aman dan damai. Kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi dan sesi foto bersama sebagai tanda kekompakan dan kesolidan tim dalam menjaga keutuhan wilayah. (Humas Polres Mesuji)

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.