*Wujudkan Kemitraan, Polsek Tanjung Raya Gelar Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas Bersama Warga* MESUJI – Dalam upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan dilingkungan, Polsek Tanjung Raya Polres Mesuji melaksanakan kegiatan Apel Sabuk dan Kentongan Kamtibmas. Kegiatan yang berlangsung di Halaman Mapolsek Tanjung Raya ini diikuti oleh perangkat desa dan warga dari tiga desa, yaitu Desa Bangun Jaya, Desa Mukti Jaya, dan Desa Harapan Mukti, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji, Rabu (15/04/26) Pagi Apel dipimpin langsung oleh Kapolsek Tanjung Raya, dihadiri oleh Kepala Desa Harapan Mukti, Kepala Desa Mukti Jaya, Kepala Desa Bangun Jaya, Tokoh Masyarakat dan Warga dari Tiga Desa setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memantapkan koordinasi serta meningkatkan kesiapan unsur keamanan swakarsa dalam menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Dalam arahannya, Kapolsek Tanjung Raya IPTU Dwi mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran dan semangat para anggota Sabuk dan Kentongan. Ia menekankan pentingnya peran serta masyarakat sebagai mata dan telinga kepolisian dalam mendeteksi dini serta mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). "Keberadaan Sabuk dan Kentongan adalah garda terdepan keamanan di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa komunikasi dan koordinasi antar desa tetap terjalin baik, sehingga setiap potensi gangguan dapat segera ditangani bersama," ujarnya Lebih lanjut, Kapolsek juga mengingatkan agar pelaksanaan ronda tetap dilakukan dengan disiplin, tertib, dan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan serta hukum yang berlaku, tanpa menimbulkan kesan intimidasi kepada masyarakat. Pungkasnya. Kegiatan apel berjalan dengan aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Di akhir kegiatan, seluruh peserta melakukan doa bersama demi keselamatan dan keamanan wilayah Kecamatan Tanjung Raya. Diharapkan melalui kegiatan ini, rasa aman dan nyaman masyarakat semakin terjaga serta tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Tanjung Raya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.