*Satgas Damai Cartenz perkuat kepedulian untuk anak Papua lewat bakti sosial di panti asuhan*Jayapura – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak Papua melalui kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Pelangi, Abepura, Kota Jayapura, Rabu (15/4).Kegiatan tersebut menyasar langsung anak-anak panti sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendekatan humanis Polri di tengah masyarakat, khususnya bagi kelompok yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.Kepala Panti Asuhan Pelangi, Yudith M. Renda, mengapresiasi kehadiran Satgas Damai Cartenz yang dinilai membawa dampak positif bagi anak-anak di panti tersebut.“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta perhatian yang diberikan. Ini sangat berarti bagi anak-anak kami dan menjadi motivasi dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujarnya.Dalam kegiatan itu, personel Satgas tidak hanya menyalurkan bantuan berupa sembako dan makanan ringan, tetapi juga menggelar permainan interaktif (ice breaking) guna menciptakan suasana hangat, penuh keceriaan, serta mempererat kedekatan dengan anak-anak.Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membangun hubungan emosional dengan masyarakat Papua, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus.“Bakti sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian kami terhadap anak-anak Papua. Kami ingin memastikan bahwa mereka merasakan kehadiran negara melalui sentuhan kemanusiaan, bukan semata aspek keamanan,” ujar Ka Ops Damai Cartenz.Ia menambahkan bahwa pendekatan humanis akan terus dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas di wilayah Papua guna menciptakan rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat.Sementara itu, Waka Ops Damai Cartenz Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menyampaikan bahwa kegiatan sosial serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari strategi memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat.“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan perhatian. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan manfaat nyata serta menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” katanya.Kegiatan diakhiri dengan foto bersama antara personel Satgas dan anak-anak panti, yang mencerminkan suasana kebersamaan dan kedekatan emosional.Melalui kegiatan ini, Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan peran tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli terhadap masa depan anak-anak Papua.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.