*Puncak Perayaan Ibadah Paskah Kebangkitan Isa Al-Masih Kompi Siaga II Polres Mesuji Lakukan Pengamanan di Tiga Gereja* MESUJI – Dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani di hari puncak perayaan ibadah peringatan Kebangkitan Isa Al-Masih, Kompi Siaga II Polres Mesuji Polda Lampung melaksanakan kegiatan pengamanan di 3 lokasi gereja, yakni Gereja Gereja Paroki Santo Andreas, HKBP, dan Gereja GPDI (Gereja Pantekosta Di Indonesia) yang terletak di Desa Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji. Kegiatan ibadah yang merupakan bagian dari perayaan Paskah ini dihadiri oleh ratusan umat. Menyadari pentingnya momen ibadah sakral ini, personel Kompi Siaga II telah melakukan persiapan secara matang mulai dari survei lokasi, pengecekan keamanan lingkungan, hingga pengaturan alur lalu lintas di sekitar area gereja guna mencegah terjadinya gangguan keamanan maupun kemacetan. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H melalui Kabag Log AKP Nasir Eden Panjaitan, S.H, M.H yang memimpin langsung pelaksanaan pengamanan menyampaikan bahwa pengamanan tersebut dilaksanakan sebagai wujud pelayanan dan perlindungan Polri kepada seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun suku. Penempatan personel dilakukan di titik-titik strategis, baik di pintu masuk, area parkir, maupun di sekitar lingkungan gereja untuk melakukan pemantauan situasi secara terus-menerus. "Kami berupaya maksimal agar seluruh jamaah dapat beribadah dengan tenang dan khidmat tanpa harus memikirkan masalah keamanan. Pengamanan ini juga merupakan bagian dari komitmen kami dalam menjaga kerukunan antar umat beragama serta stabilitas keamanan di Wilayah Kabupaten Mesuji," ujarnya. Minggu (05/04/26) Selama pelaksanaan ibadah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak terjadi insiden maupun gangguan keamanan yang berarti. Umat yang hadir pun menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota kepolisian yang sigap dan profesional, yang membuat mereka merasa lebih aman dan tenang dalam menjalankan ibadah. Kegiatan pengamanan ini juga sejalan dengan arahan Kapolres Mesuji agar seluruh jajaran selalu hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga stabilitas keamanan di setiap perayaan hari besar keagamaan.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.