Press Release Nomor: 110 / IV / HUM.6.1.1./ 2026/ BidhumasSelasa, 21 April 2026Ayo Jaga Lampung, Polda Ajak Masyarakat Perkuat Kamtibmas Berbasis Nilai Sakai SambayanLampung — Polda Lampung menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Melalui semangat “Ayo Jaga Lampung”, Polda Lampung mengajak masyarakat, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan seluruh unsur terkait untuk memperkuat sinergi menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai, sehat, dan beradab.Ajakan tersebut sejalan dengan nilai luhur adat Lampung, khususnya Sakai Sambayan, yang mengandung makna gotong royong, saling membantu, dan solidaritas sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai ini dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun keharmonisan sosial sekaligus memperkuat daya tahan masyarakat terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.Dalam kehidupan sosial yang semakin dinamis, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas lingkungan masing-masing. Kepedulian terhadap sekitar, keaktifan dalam kegiatan ronda, komunikasi antarwarga, penyelesaian persoalan melalui musyawarah, hingga pelaporan cepat terhadap potensi gangguan keamanan menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat dalam menciptakan suasana yang kondusif.Polda Lampung juga terus memperkuat Sabuk Kamtibmas Polda Lampung sebagai wadah kebersamaan dan sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh masyarakat, dan seluruh lapisan warga. Melalui penguatan kolaborasi tersebut, diharapkan tercipta sistem keamanan yang tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga lahir dari kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat.Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menegaskan bahwa kestabilan daerah hanya dapat terjaga apabila seluruh unsur memiliki komitmen yang sama untuk merawat keamanan sebagai kebutuhan bersama.“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Lampung. Keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita semua. Ketika masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan kepolisianbersatu dalam semangat Sakai Sambayan, maka Lampung akan tetap kuat, aman, damai, dan beradab,” ujar Yuni.Ia menambahkan, nilai-nilai adat Lampung harus terus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun rasa persaudaraan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.“Sakai Sambayan adalah kekuatan sosial masyarakat Lampung yang harus terus dijaga. Semangat gotong royong, saling membantu, dan solidaritas adalah modal utama untuk menciptakan kamtibmas yang kondusif. Melalui semangat ‘Ayo Jaga Lampung’ dan penguatan Sabuk Kamtibmas Polda Lampung, kami ingin memastikan bahwa keamanan hadir sebagai hasil kerja bersama, bukan kerja sendiri-sendiri,” lanjutnya.Menurutnya, masyarakat yang sehat dan beradab hanya dapat tumbuh dalam lingkungan yang tertib, aman, dan penuh rasa saling menghormati. Karena itu, partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kestabilan kehidupan bermasyarakat di Provinsi Lampung.“Mari kita jaga Lampung dengan hati, dengan kepedulian, dan dengan kebersamaan. Kamtibmas yang kondusif adalah pondasi pembangunan, penopang kehidupan sosial, dan syarat utama terwujudnya masyarakat Lampung yang sehat, aman, damai, serta beradab sesuai nilai-nilai luhur adat yang kita junjung bersama,” tutup Yuni.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.