Press Release Nomor: 105 / IV / HUM.6.1.1./ 2026/ BidhumasSelasa, 14 April 2026BMKG Ingatkan Potensi Dampak Godzilla El Niño pada Musim Kemarau 2026, Polda Lampung Ajak Masyarakat Tingkatkan KewaspadaanBandar Lampung — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan adanya potensi dampak musim kemarau tahun 2026 yang diprakirakan datang lebih awal, berlangsung lebih panjang, dan cenderung lebih kering di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Provinsi Lampung. Menyikapi hal tersebut, Polda Lampung melalui Bidang Hubungan Masyarakat mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat tetap kondusif.Fenomena yang dikenal luas di tengah masyarakat dengan sebutan Godzilla El Niño merupakan istilah populer untuk menggambarkan El Niño dengan intensitas sangat kuat, meski bukan istilah ilmiah resmi, kondisi tersebut digunakan untuk menjelaskan potensi penguatan El Niño yang dapat memengaruhi pola cuaca global dan berdampak pada wilayah Indonesia.Di lansir dari halaman resmi BMKG www.bmkg.go.id memprakirakan bahwa musim kemarau 2026 berpotensi menimbulkan berbagai dampak, mulai dari berkurangnya ketersediaan air bersih, terganggunya sektor pertanian, meningkatnya risiko gangguan kesehatan akibat cuaca panas, hingga potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).Provinsi Lampung menjadi salah satu wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap ancaman kekeringan dan kebakaran lahan pada periode musim kemarau.Selain berdampak pada aspek lingkungan dan ekonomi, kondisi cuaca ekstrem saat musim kemarau juga berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat apabila tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting dalam mendukung langkah pencegahan dini di lingkungan masing-masing.Kabid Humas Polda Lampung Kombes pol Yuni Iswandari Yuyun menyampaikan bahwa kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi dampak musim kemarau 2026. Masyarakat diimbau agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya membuka lahan dengan cara dibakar, membuang puntung rokok sembarangan di area kering, maupun meninggalkan sumber api tanpa pengawasan di kawasan perkebunan, hutan, dan lahan terbuka.“Kami mengimbau seluruh masyarakat Provinsi Lampung untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif di tengah potensi musim kemarau yang lebih kering, jangan membuka lahan dengan cara dibakar, hindari segala bentuk kelalaian yang dapat memicu kebakaran, dan segera laporkan kepada aparat apabila ditemukan titik api atau situasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya bencana maupun gangguan kamtibmas ujar Yuni.Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, TNI, BPBD, instansi terkait, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi kerawanan selama musim kemarau. Upaya pencegahan dan mitigasi harus dilakukan secara bersama-sama agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan.“Polda Lampung akan terus bersinergi dengan seluruh pihak terkait dalam langkah pencegahan dan penanganan potensi kerawanan akibat musim kemarau. Kami berharap masyarakat tetap waspada, tidak mudah abai, dan terus membangun kepedulian bersama demi keselamatan lingkungan serta terjaganya stabilitas kamtibmas di wilayah Lampung,” lanjutnya.Polda Lampung juga mengajak masyarakat untuk bijak menggunakan air bersih, menjaga kesehatan selama cuaca panas, serta selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan BMKG, pemerintah daerah, dan aparat setempat. Langkah antisipatif yang dilakukan sejak dini diharapkan dapat membantu menekan risiko serta mencegah terjadinya dampak yang lebih luas.Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah preemtif, preventif, dan responsif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif. Dengan meningkatnya kesadaran, kewaspadaan, serta kepedulian bersama, potensi dampak musim kemarau 2026 diharapkan dapat diantisipasi secara optimal, bagi masyarakat dapat mengakses informasi terkini BMKG melalui saluran WhatsApp, https://whatsapp.com/channel/0029Va7gIOyBKfi4aw2cYy24.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.