*Polres Mesuji Melaksanakan Upacara Hari Kesadaran Nasional dilanjutkan pemberian Reward & punishment (PTDH).*Mesuji - jajaran Polres Mesuji Polda Lampung melaksanakan upacara hari kesadaran nasional tahun 2026, upacara dilaksanakan di lapangan apel Mapolres setempat.Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakapolres Mesuji Kompol Trisno Sigit S.H, M.H dengan diikuti seluruh anggota Polres Mesuji. Jumat (17/04/26)Dalam kesempatan tersebut Wakapolres Mesuji membacakan amanat Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H upacara hari kesadaran nasional yang kita laksanakan ini memiliki maksud dan tujuan untuk meningkatkan disiplin, dedikasi, serta tanggung jawab seluruh anggota dalam pelaksanaan tugas sebagai aparat negara.Selain itu kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kita dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa dan negara. Khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bersama Polri memiliki tugas pokok dalam memelihara Kamtibmas, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya menekankan kepada seluruh anggota untuk selalu melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional serta mengedepankan pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Pada kesempatan ini juga akan diberikan reward dan punishment sebagai bentuk apresiasi dan penegakan disiplin. Reward diberikan kepada personil yang telah menunjukkan dedikasi dan kinerja terbaik. Diantaranya dalam dalam pelaksanaan operasi ketupat Krakatau 2026 dan keberhasilan penyidikan kasus lakalantas hingga tahap p21, serta dedikasi tinggi kepada personil sebagai operator dalam pelaporan. Sebaliknya punishment diberikan kepada personil yang telah melakukan pelanggaran berat hingga berujung pada pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), saya juga mengingatkan kepada kita semua agar mengambil pelajaran dari kejadian yang menimpa rekan kita yang telah dijatuhi sanksi PTDH terhadap BRIPKA Juvri Hasudungan Karena melakukan pelanggaran kode etik profesi Polri.Kejadian tersebut hendaknya menjadi pelajaran bagi kita semua agar ke depan tidak ada lagi anggota yang melakukan pelanggaran serupa jadikan peristiwa ini sebagai yang pertama dan terakhir. Akhirnya Saya mengingatkan kepada seluruh personil untuk selalu menjaga kesehatan, tugas ke depan masih panjang dan penuh tantangan. Sehingga diperlukan kondisi fisik dan mental yang prima. Tunjukkan bahwa Polri selalu siap melaksanakan tugas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan kepada masyarakat. Tutupnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.