*Polres Mesuji Melaksanakan Apel Sabuk Dan Kentongan Kamtibmas di Wilayah Hukumnya*Mesuji - Dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H Jajaran Polres Mesuji bersama Pemerintah Daerah dan Stakeholder terkait melaksanakan Apel Sabuk Dan Kantongan Kamtibmas pada hari Selasa Tanggal 07 April 2026 bertempat di Lapangan Apel Mapolres setempat.Dalam sambutannya AKBP Firdaus menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergitas antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Mesuji. Sistem keamanan lingkungan melalui apel sabuk dan kentongan Kamtibmas merupakan warisan budaya yang harus kita jaga dan hidupkan kembali sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan. Dalam kesempatan tersebut Kapolres menekankan beberapa hal penting yaitu tingkatkan kewaspadaan dan kepedulian lingkungan. Setiap masyarakat diharapkan aktif dalam kegiatan ronda malam dan saling menjaga lingkungan masing-masing. Perkuat komunikasi dan koordinasi antara masyarakat dengan bhabinkamtibmas serta aparat desa, sehingga setiap permasalahan dapat segera ditangani dengan cepat dan tepat. Optimalkan fungsi kentongan sebagai alat komunikasi darurat. Kentongan bukan hanya simbol, tetapi sarana efektif untuk memberikan tanda bahaya atau keadaan darurat. Cegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini seperti pencurian, peredaran narkoba maupun konflik sosial di lingkungan masyarakat. Jaga kebersamaan dan gotong royong. Karena keamanan bukan hanya sekedar tugas Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama. "Saya juga mengapresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan, semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman, damai dan kondusif." Harapnya.Usai apel kegiatan dilanjutkan dengan simulasi sispam Mako Polres mesuji.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.