*Polres Mesuji Gelar Simulasi Sispam Mako, 238 Personel Dikerahkan Hadapi Situasi Kontijensi* MESUJI – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mesuji menggelar latihan simulasi Sistem Pengamanan Markas Komandan (Sispam Mako) sebagai upaya meningkatkan kesiapan dan kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi kontijensi, khususnya potensi kerusuhan massa. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan Markas Komando Polres Mesuji, dengan mengerahkan sebanyak 238 personel dari berbagai satuan kerja dan satuan wilayah. Simulasi ini dirancang untuk menguji efektivitas prosedur operasional standar (POS) serta koordinasi antar unit dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memastikan perlindungan aset dan fasilitas kepolisian. Dalam skenario yang dijalankan, personel dilatih menghadapi kondisi darurat, mulai dari deteksi dini ancaman, penanganan pergerakan massa yang berpotensi meluas menjadi kerusuhan, hingga penerapan taktik pengamanan yang tegas namun tetap berlandaskan hukum dan hak asasi manusia. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen institusi kepolisian untuk selalu siap siaga dalam menjaga stabilitas keamanan daerah. "Latihan ini bukan sekadar simulasi, melainkan persiapan nyata agar setiap personel memiliki kecepatan tanggap, ketepatan tindakan, dan kekompakan tim saat menghadapi situasi yang sebenarnya. Kami memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian dan penggunaan kekuatan yang proporsional," ujarnya. Kamis (02/04/26) Lebih lanjut, selain aspek taktis, simulasi juga menekankan pada manajemen komunikasi dan pelaporan, serta kemampuan personel dalam memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan atau cedera yang mungkin terjadi selama penanganan kejadian. Terang AKBP Firdaus"Dengan keterlibatan jumlah personel yang cukup besar, kegiatan ini juga bertujuan untuk menguji kapasitas logistik, peralatan, serta manajemen komando dan pengendalian (Kodal) di lapangan." Ungkapnya Di akhir kegiatan, dilakukan evaluasi menyeluruh untuk mengidentifikasi kekurangan dan hal-hal yang perlu ditingkatkan. Melalui latihan rutin seperti ini, Polres Mesuji berharap dapat terus memelihara dan meningkatkan profesionalisme, sehingga mampu memberikan pelayanan dan perlindungan terbaik bagi masyarakat serta menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Mesuji. Harap Mantan Kasat Reskrim Jakarta Pusat

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.