*Perkuat Kompetensi dan Meritokrasi, Kabag Binkar Biro SDM Polda Lampung Sosialisasikan Assessment Center Polri di Kabupaten Mesuji* MESUJI – Dalam upaya memperkuat sistem manajemen sumber daya manusia (SDM) yang transparan, objektif, dan berbasis kompetensi, Kepala Bagian Pembinaan Karier (Kabag Binkar) Biro SDM Polda Lampung melaksanakan kegiatan sosialisasi Assessment Center Polri di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mesuji, di aula Pemda Mesuji. Selasa (14/04/26) Kegiatan ini dihadiri oleh pejabat Bupati Mesuji Elfianah S.E, Kabag Binkar Polda Lampung AKBP Andik Purnomo Sigit S.H, S.Ik, M.M, Kapolres Mesuji di Wakili Kabag SDM AKP Muslifar, Sekda Kabupaten Mesuji Budiman Jaya S.STP, M.IP, dan Seluruh OPD Pemerintah Kabupaten Mesuji. Sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan layanan penilaian kompetensi yang dimiliki Polri serta menjalin sinergi dalam pengembangan SDM daerah. Dalam pemaparannya, Kabag Binkar Polda Lampung AKBP Andik menjelaskan bahwa Assessment Center Polri merupakan metode penilaian terpadu yang menggunakan berbagai instrumen tes dan simulasi, didukung oleh asesor yang kompeten dan tersertifikasi. Metode tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat ukur potensi dan kinerja individu, tetapi juga sebagai sarana untuk menentukan kesesuaian seseorang dengan jabatan yang akan diemban (right man on the right place), sekaligus menjadi dasar dalam perencanaan pengembangan karier yang lebih tepat sasaran. "Assessment Center Polri telah teruji keandalannya dan mendapatkan akreditasi kategori 'A' dari Badan Kepegawaian Negara (BKN), sehingga layanan ini dapat dimanfaatkan oleh instansi pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas dan profesionalisme pegawai," ujarnya. Selain itu, disampaikan pula mekanisme pelaksanaan layanan, termasuk skema pembiayaan melalui Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sesuai ketentuan yang berlaku, serta fleksibilitas waktu dan tempat yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan instansi pengguna. Pihak Pemerintah Kabupaten Mesuji menyambut baik kegiatan sosialisasi ini. Bupati Mesuji Elfianah menyatakan bahwa layanan Assessment Center Polri sangat bermanfaat untuk mendukung upaya Pemkab Mesuji dalam membangun SDM yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan pembangunan. "Kami berharap melalui kerjasama ini, dapat terwujud sistem pengelolaan kepegawaian yang lebih baik, transparan, dan berbasis pada kompetensi yang sebenarnya," tambahnya. Kegiatan sosialisasi ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab, di mana peserta dapat menyampaikan pertanyaan dan masukan terkait pelaksanaan Assessment Center. Diharapkan, langkah ini dapat menjadi awal kerjasama yang saling menguntungkan antara Polda Lampung dan Pemerintah Kabupaten Mesuji dalam pengembangan SDM ke depan.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.