*Optimalkan Keamanan Lingkungan, Kapolsek Mesuji Timur Bersama Camat Mengecek Pos Kamling dan Bagikan Kentongan* MESUJI – Dalam upaya memastikan kesiapan sarana dan prasarana keamanan di tingkat desa, Kapolsek Mesuji Timur bersama Camat Mesuji Timur melaksanakan kegiatan pengecekan dan monitoring Pos Keamanan Lingkungan (Pos Kamling) di wilayah hukumnya. Kegiatan yang dilaksanakan ini dalam rangka meninjau langsung kondisi Pos Kamling yang berada di empat desa, yaitu Desa Margo Jadi, Desa Margo Mulyo, dan Desa Margo Jaya, dan Tanjung Menang, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji. Dalam kunjungannya, Kapolsek Mesuji Timur dan Camat Mesuji Timur didampingi oleh Kepala Desa serta perangkat desa setempat Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Sat Pol PP. Tim meninjau kondisi fisik bangunan Pos Kamling, kelengkapan peralatan, hingga kesiapan warga yang bertugas dalam menjaga keamanan lingkungan. Kapolsek Mesuji Timur IPDA Andri Fernandes S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi fungsi Pos Kamling sebagai basis operasional keamanan swakarsa masyarakat. Pos Kamling yang layak dan terawat akan meningkatkan semangat anggota ronda dalam melaksanakan tugas pengamanan. "Pos Kamling adalah ujung tombak keamanan di tingkat lingkungan/RT/RW. Kami ingin memastikan kondisi fisiknya masih baik dan layak digunakan, serta memastikan bahwa sistem keamanan di desa berjalan efektif, selain itu kami juga membagikan kentongan kepada" ujarnya. Rabu (16/04/26) Malam Sementara itu, Camat Mesuji Timur Yudian Murbantaka S.K.M menyambut baik langkah yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan, kepolisian, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban demi mendukung pembangunan daerah. "Kami berharap Pos Kamling ini tidak hanya menjadi bangunan semata, tetapi benar-benar berfungsi aktif sebagai tempat berkumpul dan berpatroli warga dalam menjaga keamanan desa," tambahnya. Kegiatan berjalan lancar dan penuh kekeluargaan. Di setiap lokasi, tim juga menyempatkan diri berdialog dengan warga dan petugas jaga untuk menyerap aspirasi serta informasi terkini mengenai situasi Kamtibmas di lapangan.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.