*Jajaran Sat Binmas Polres Mesuji Gelar Sambang dan Binluh, Imbau Pemilik Kendaraan Jangan Pinjamkan Untuk UNRAS* MESUJI – Jajaran Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Mesuji melaksanakan kegiatan sambang serta bimbingan hukum (Binluh) terkait tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Satuan Pengamanan (Satpam). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Binmas Polres Mesuji AKP Poniran S.H dan giat dilaksanakan di PT. PAL, Lambang Jaya dan SPM serta lingkungan kerja mitra pengamanan, Rabu (08/04/26) Dalam pelaksanaannya, personel memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan tugas Satpam agar selalu profesional, patuh pada aturan hukum, serta mampu menjadi mitra Polri yang andal dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain pembinaan rutin, pihak kepolisian juga menyampaikan imbauan keamanan yang penting dan mendesak kepada seluruh peserta yang hadir. Kasat Binmas Polres Mesuji AKP Poniran S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menekankan agar para Satpam menyampaikan pesan keamanan tersebut kepada keluarga, tetangga, serta handai taulan yang memiliki atau mengelola kendaraan angkutan berat, khususnya truk dan bus. Pihak kepolisian mengimbau agar tidak meminjamkan atau menyewakan kendaraan tersebut kepada kelompok atau massa yang berencana melakukan Unjuk Rasa (Unras). "Kami mengimbau agar masyarakat tidak meminjamkan atau menyewakan kendaraan truk maupun bus untuk keperluan unjuk rasa. Hal ini dikhawatirkan jika terjadi gesekan atau bentrokan, kendaraan tersebut dapat menjadi sasaran kerusakan, bahkan berisiko dibakar oleh massa yang tidak bertanggung jawab," tegasnya Lebih lanjut dijelaskan, penggunaan kendaraan besar dalam aksi unjuk rasa selain berpotensi merugikan pemilik secara materi juga dapat menghambat arus lalu lintas serta memperbesar risiko terjadinya kerusuhan atau kekacauan yang sulit dikendalikan. Pihak kepolisian berharap masyarakat dapat lebih waspada dan bijak dalam mengambil keputusan demi keamanan aset pribadi serta ketertiban umum. Ungkap AKP Poniran "Melalui kegiatan ini, Polres Mesuji berkomitmen terus melakukan pendekatan persuasif dan pembinaan kepada masyarakat agar setiap kegiatan atau aspirasi dapat disalurkan dengan cara yang beradab, sesuai koridor hukum, dan tanpa menimbulkan kerugian bagi pihak lain." Harapnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.