*Jajaran Polsek Mesuji Timur Bersama Camat Mesuji Timur Pastikan Kafe Di Desa Tanjung Mas Mulya Sudah Tidak Beroperasi*Mesuji - Menindak lanjuti aduan masyarakat yang beredar di Media Sosial terkait adanya aktifitas tempat karaoke di Desa Tanjung Mas Mulya Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji, Jajaran Polsek Mesuji Timur bersama Camat Mesuji Timur dan Sat Pol PP mendatangi tempat kafe tersebut dan memastikan informasi yang beredar pada hari Senin tanggal 27 April 2026. Kapolsek Mesuji Timur IPDA Andri Fernandes S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menjelaskan, hasil dari klarifikasi pemilik kafe dan pengecekan dilapangan, bahwasannya tempat tersebut sudah lama tidak beroperasi kurang lebih sekitar 5 sampai 6 bulan."Kami telah mendatangi kafe ini dan memeriksa semua ruangan yang ada dan memang benar ruangan ruangan semua sudah kosong dan tidak ada alat alat karaoke," ujarnya. Rabu (29/04/26)Lebih lanjut, bukan hanya ruangan untuk karaoke akan tetapi setiap kamar yang adapun tidak liput di periksa oleh tim, dan semua dalam keadaan kosong."Kamar kamar yang dulunya di peruntukkan para pemandu lagu pun kami periksa, semua dalam keadaan kosong tidak di tempati," ungkap IPDA Fernandes Lebih lanjut, pada beberapa saat yang lalu sempat terdengar suara musik kencang di sekitar area tersebut, akan tetapi suara tersebut berasal dari tetangga pemilik kafe yang sedang hajatan bukan berasal dari kafe tersebut."Memang benar pada saat itu ada suara musik keras, tapi sumber suara itu bukan dari tempat ini melainkan dari warga yang melaksanakan hajatan karena para perewang atau panitia sambil karaoke hingga larut malam," ujarnya Kapolsek pun mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya Kecamatan Mesuji Timur untuk selalu menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan di lingkungannya masing masing, dan jika terdapat ataupun melihat kegiatan yang dapat menimbulkan kegaduhan untuk segera melaporkannya kepada pihak berwajib agar segera dapat di tindak lanjuti, atau menghubungi call center 110. Pungkasnya Di tempat yang sama Camat Mesuji Timur Yudian mengatakan, bahwasannya memang benar kafe terbaru sudah tidak beroperasi dan semua ruangan sudah kosong."Iya memang benar kafe ini sudah lama tidak beroperasi, setelah kami periksa semua ruangan yang ada dalam kondisi kosong tidak ada aktifitas apapun," ucapnyaLebih lanjut, hasil dari kegiatan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan sesuai apa yang ada, agar semua jelas serta tidak menimbulkan kegaduhan di kalangan masyarakat seperti yang beredar di media sosial sehingga dapat tercipta situasi yang aman dan kondusif di Wilayah Kecamatan Mesuji Timur. Harapnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.