*Cegah Kejahatan Jalanan, Sat Samapta Polres Mesuji Gelar Patroli Selter Sampai Perbatasan OKI Sum-Sel* MESUJI – Dalam upaya menekan angka kriminalitas serta meminimalisir potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), jajaran Satuan Samapta (Sat Samapta) Polres Mesuji melaksanakan kegiatan Patroli Selter dan pengamanan di jalur strategis. Kegiatan patroli difokuskan di sepanjang ruas Jalan Lintas Timur Sumatera, mulai dari wilayah Kabupaten Mesuji hingga menuju titik perbatasan antara Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dengan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Senin (20/04/26) Ruas jalan lintas ini merupakan jalur utama transportasi darat yang sangat padat dilalui oleh kendaraan pribadi maupun angkutan barang dan penumpang. Karena sifatnya yang menghubungkan antar provinsi, wilayah ini menjadi perhatian khusus kepolisian untuk mencegah berbagai jenis kejahatan jalanan, seperti begal, pemerasan, pungli, hingga pencurian kendaraan bermotor, hingga tindak pidana lainnya yang sering terjadi di jalan raya. Kasat Samapta Polres Mesuji IPTU Chaidir Jamin S.H, M.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan patroli dilaksanakan secara rutin dan bergilir, baik pada siang hari maupun malam hari. Kehadiran personel berseragam di jalanan bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan serta menimbulkan efek jera bagi pelaku kejahatan. "Kami melakukan patroli Selter dan pemantauan hingga ke wilayah perbatasan dengan OKI ini sebagai bentuk antisipasi dini terhadap segala potensi kejahatan jalanan. Kami ingin memastikan bahwa arus lalu lintas dan mobilitas masyarakat berjalan lancar, aman dan kondusif," ujarnya Selain melakukan patroli, personel juga melakukan pengawasan ketat di titik-titik rawan dan tempat-tempat yang sering dijadikan tempat istirahat kendaraan besar. Personel juga mengimbau para pengemudi untuk selalu waspada, mengunci kendaraan, dan tidak membawa barang berharga. Apabila terjadi tindak pidana dan atau keadaan darurat agar hubungi “Call Center Polri 110”. Lanjut Terang Iptu Chaidir "Dengan adanya pengamanan yang masif ini, diharapkan wilayah Kabupaten Mesuji khususnya di jalur lintas timur tetap aman dan terkendali, serta kondusif." Pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.