Press release nomer : 82/III/HUM.6.1.1/2026.BidhumasMinggu 15 maret 2026 Kejahatan Selama Ops Ketupat Krakatau 2026 di Lampung Turun 19 Persen Polda: Situasi KondusifLampung – Polda Lampung menyampaikan hasil Analisa dan Evaluasi (ANEV) Operasi Ketupat Krakatau 2026 hingga hari ke-2 (H2) pada 14 Maret 2026. Dari hasil evaluasi tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Lampung dinilai aman dan kondusif.Kapolda Lampung menyebutkan, angka gangguan kamtibmas selama pelaksanaan operasi mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.“Jumlah gangguan kamtibmas pada tahun 2025 tercatat sebanyak 37 kasus, sementara pada tahun 2026 sebanyak 30 kasus. Artinya terjadi penurunan sekitar 19 persen,” ujar Kapolda Lampung dalam keterangannya.Penurunan juga terjadi pada sejumlah jenis kejahatan, khususnya kejahatan konvensional.Pada tahun 2025 tercatat 31 kasus, sedangkan pada tahun 2026 turun menjadi 24 kasus atau berkurang sekitar 23 persen.Sementara itu, kejahatan transnasional tercatat tetap sebanyak 6 kasus, dan tidak ditemukan kasus kejahatan terhadap kekayaan negara maupun kejahatan berimplikasi kontinjensi.Selain itu, kasus menonjol juga mengalami penurunan cukup signifikan.Pada Ops Ketupat Krakatau 2025 tercatat 44 kasus, sedangkan pada tahun 2026 hanya 15 kasus atau turun 66 persen.Beberapa kasus yang mengalami penurunan di antaranya pencurian dengan pemberatan, curanmor, narkotika, serta penganiayaan berat.Namun demikian, polisi juga mencatat adanya peningkatan pada kasus kejahatan dunia maya atau cyber crime, yang menjadi perhatian bagi jajaran kepolisian untuk meningkatkan langkah pencegahan.Angka Kecelakaan Lalu Lintas Ikut MenurunSelain situasi kamtibmas, angka kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan operasi juga mengalami penurunan.Tercatat 4 kejadian kecelakaan pada tahun 2026, turun dari 6 kejadian pada tahun 2025, atau berkurang sekitar 33 persen.Korban meninggal dunia juga menurun dari 3 orang menjadi 2 orang, sementara korban luka berat turun dari 4 orang menjadi 2 orang.Kerugian material akibat kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan signifikan dari Rp40,1 juta pada tahun 2025 menjadi Rp9 juta pada tahun 2026.Pelanggaran Lalu Lintas TurunDalam evaluasi tersebut, Polda Lampung juga mencatat penurunan jumlah pelanggaran lalu lintas.Pelanggaran melalui ETLE tercatat turun dari 5 kasus menjadi 2 kasus, sementara tilang manual yang sebelumnya 3 kasus kini menjadi nihil.Selain itu, jumlah teguran kepada pengendara juga menurun dari 1.427 menjadi 588 teguran.Menurut Kapolda Lampung, kondisi ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas selama Operasi Ketupat Krakatau 2026.“Kami berharap masyarakat terus menjaga situasi yang kondusif serta mematuhi aturan lalu lintas agar keamanan dan ketertiban selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terjaga,” ujarnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.