*Polres Mesuji dan Pemda Gelar Pasar Murah di Simpang Pematang, Bantu Ringankan Beban Masyarakat* MESUJI – Polres Mesuji bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji kembali menggelar kegiatan sosial berupa Pasar Murah, yang kali ini bertempat di Balai Desa Simpang Pematang, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab institusi serta pemerintah dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pasar Murah ini menyediakan berbagai kebutuhan dasar dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar saat ini. Mulai dari beras, minyak goreng, telur, gula, tepung dan lain lain, dalam jumlah yang cukup banyak. Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi sejak pagi hari, di mana warga mulai berdatangan secara berbondong-bondong untuk mendapatkan barang kebutuhan dengan harga miring tersebut. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H melalui Kapolsek Simpang Pematang Kompol Ery Hafri S.H, M.H menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kepedulian sosial yang rutin dilakukan serta menjaga inflasi tetap terkendali."Kami berharap dengan adanya Pasar Murah ini, dapat sedikit membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menantang. Kerja sama antara Polres Mesuji dan Pemerintah Daerah ini juga menunjukkan sinergi yang baik dalam upaya melayani dan melindungi masyarakat," ujarnya. Selasa (10/03/26) Sementara itu, perwakilan Pemerintah Daerah Kabupaten Mesuji Kadis Koperindag Sunardi juga menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menyatakan bahwa Pemerintah Daerah terus berupaya mencari berbagai cara untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok bagi masyarakat dengan harga yang terjangkau. "Pasar Murah ini bukan hanya sekadar kegiatan distribusi barang murah, tetapi juga bentuk perhatian pemerintah dan aparat keamanan terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di berbagai wilayah di Kabupaten Mesuji," tambahnya. Selama kegiatan berlangsung, personel Polres Mesuji juga melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi guna memastikan kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Warga yang hadir pun mengucapkan terima kasih kepada Polres Mesuji dan Pemerintah Daerah atas inisiatif yang sangat bermanfaat ini. Dengan adanya Pasar Murah ini, diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mempererat tali silaturahmi antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat di Kabupaten Mesuji.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.