*Kapolres Mesuji Bersama Bhayangkari Cabang Mesuji dan tokoh agama Bagikan Takjil kepada Warga* MESUJI – Dalam rangka berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, Kapolres Mesuji didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Mesuji serta personil Polres Mesuji melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada warga yang melintas di Jalan Lintas Timur, tepat di depan Mapolres Mesuji, Jumat (06/03/2026). Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian dan rasa syukur jajaran Polres Mesuji terhadap masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan warga. Puluhan paket takjil yang berisi makanan ringan dan minuman disiapkan untuk dibagikan secara gratis kepada pengendara dan pejalan kaki yang sedang menuju tempat berbuka puasa. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H didampingi Ketua Bhayangkari Ny. Laras Firdaus menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk kepedulian sosial. "Kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat di bulan yang penuh berkah ini. Semoga sedikit bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat dan menjadi berkah bagi semua," ujarnya. Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Mesuji Ny. Laras Firdaus juga menyampaikan apresiasinya atas antusiasme warga yang menerima takjil. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk terus berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan. Warga yang menerima takjil pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polres Mesuji dan Bhayangkari. Bagi mereka, kehadiran kepolisian yang turun langsung berbagi dengan masyarakat sangat dihargai dan membuat hubungan antara polisi dan warga semakin akrab. Kegiatan berbagi takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kebersamaan, menjadi momen indah yang mempererat hubungan harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polres Mesuji. Warga yang menerima takjil pun menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polres Mesuji dan Bhayangkari. Bagi mereka, kehadiran kepolisian yang turun langsung berbagi dengan masyarakat sangat dihargai dan membuat hubungan antara polisi dan warga semakin akrab. Kegiatan berbagi takjil ini berlangsung dengan lancar dan penuh suasana kebersamaan, menjadi momen indah yang mempererat hubungan harmonis antara institusi kepolisian dan masyarakat di wilayah hukum Polres Mesuji.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.