*Kapolres Mesuji Berikan Santunan kepada 30 Anak Yatim di Acara Peringatan Nuzulul Qur'an dan Buka Bersama* Mesuji – Suasana hangat dan penuh kebahagiaan menyelimuti acara peringatan Nuzulul Qur'an dan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Polres Mesuji, di mana sebanyak 30 anak yatim mendapatkan santunan sebagai bentuk perhatian dan kasih sayang. Jumat (06/03/26) Acara yang digelar di Aula Tri Brata Endra Dharma Laksana ini tidak hanya menjadi momen untuk memperingati turunnya Al-Qur'an, tetapi juga sebagai wujud kepedulian institusi kepolisian terhadap anak-anak yang membutuhkan. Ketika waktu berbuka tiba, anak-anak yatim tersebut bersama dengan personel Polres Mesuji dan tamu undangan lainnya menikmati hidangan buka bersama yang telah disiapkan dengan penuh cinta. Setelah selesai berbuka dan melaksanakan shalat Maghrib berjamaah, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan. Kapolres Mesuji bersama Ketua Bhayangkari secara langsung menyerahkan bantuan berupa uang tunai. Wajah ceria dan senyum bahagia terlihat jelas dari para penerima santunan, yang juga menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada Kapolres Mesuji dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi. Dalam sambutannya, Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bakti sosial kepolisian yang bertujuan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama kepada kelompok yang rentan. "Kami berharap santunan yang diberikan ini dapat membantu kebutuhan sehari-hari dan pendidikan anak-anak yatim ini. Selain itu, acara ini juga menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sesama," ujar Kapolres Mesuji. Para orang tua wali dan perwakilan dari lembaga yang menaungi anak-anak yatim juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Kapolres Mesuji. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi contoh bagi instansi lain untuk turut peduli terhadap nasib anak-anak yatim. Acara peringatan Nuzulul Qur'an dan buka bersama serta pemberian santunan ini berlangsung dengan lancar dan penuh khidmat. Kegiatan ini tidak hanya meninggalkan kesan yang mendalam bagi para anak yatim, tetapi juga menunjukkan bahwa kepolisian tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki hati yang peduli terhadap kesejahteraan sesama.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.