*Jumat Curhat Polres Mesuji: Jalin Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Desa Bangun Jaya* Mesuji – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mesuji, di bawah naungan Polda Lampung, kembali menunjukkan kepedulian sosial dan mendekatkan diri kepada masyarakat dengan melaksanakan kegiatan rutin "Jumat Curhat". Kegiatan berlangsung di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji. Jumat (27/03/2026). Dalam kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat tersebut, Polres Mesuji juga menyalurkan bantuan sosial berupa 25 paket sembako kepada warga kurang mampu yang berada di lingkungan setempat. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh perwakilan personel Polres Mesuji kepada para penerima manfaat. Kegiatan dimulai dengan sesi dialog terbuka atau "curhat", di mana masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluhan, saran, maupun aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban lingkungan. Personel Polres Mesuji mendengarkan dengan seksama setiap masukan yang disampaikan, sekaligus memberikan edukasi dan solusi yang konstruktif bagi permasalahan yang dihadapi warga. Pemberian paket sembako berupa Beras 5 Kg, Tepung 1 Kg, Minyak Goreng 1 Liter, dan Gula 1 Kg merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesulitan ekonomi yang dialami sebagian masyarakat. Diharapkan, bantuan yang sederhana ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari bagi keluarga yang membutuhkan di Desa Bangun Jaya. Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat dan pembagian sembako tersebut merupakan bagian dari program pemolisian yang berbasis pada pendekatan humanis. "Kami ingin hadir di tengah-tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat yang peduli. Melalui dialog dan bantuan ini, kami berharap hubungan emosional antara polisi dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta situasi kamtibmas yang kondusif dan harmonis," ujarnya. Salah satu warga penerima bantuan mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh Polres Mesuji. Menurutnya, kegiatan seperti itu sangat bermanfaat dan membuat mereka merasa diperhatikan oleh pihak kepolisian. Kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keakraban. Polres Mesuji berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan serupa di berbagai wilayah lain sebagai upaya nyata dalam melayani dan melindungi masyarakat

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.