*Jajaran Polsek Mesuji Timur Bubarkan Aksi Balap Liar di Jalan Penangkis Arah Desa Pangkal Mas, Imbauan Diberikan Kepada Remaja* Mesuji – Jajaran Polsek Mesuji Timur melakukan tindakan tegas dengan membubarkan aksi balap liar yang terjadi di Jalan Penangkis, arah Desa Pangkal Mas, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji. Senin (02/03/26) Petang.Kegiatan dilakukan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas yang dapat membahayakan nyawa. Menurut informasi yang diterima, aksi balap liar tersebut diketahui oleh pihak kepolisian melalui laporan masyarakat yang merasa terganggu dengan kebisingan dan potensi bahaya yang ditimbulkan. Segera setelah menerima laporan, personel Polsek Mesuji Timur segera bergerak menuju lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas melihat sekelompok remaja yang sedang bersiap melakukan balap liar dengan sepeda motor yang telah dimodifikasi. Tanpa menunda waktu, petugas langsung mendekati kelompok tersebut dan membubarkan kegiatan mereka. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sepeda motor yang digunakan dan memberikan peringatan keras kepada para pelaku. Selain membubarkan aksi balap liar, anggota Polsek Mesuji Timur juga memberikan imbauan kepada para remaja yang hadir di lokasi. Mereka diingatkan tentang bahaya balap liar yang tidak hanya membahayakan diri sendiri tetapi juga orang lain di sekitarnya. Petugas juga menjelaskan tentang konsekuensi hukum yang dapat dihadapi jika terlibat dalam kegiatan balap liar, seperti denda dan penjara. Kapolsek Mesuji Timur IPDA Andri Fernandes S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli rutin di wilayah hukumnya, terutama di titik-titik yang rawan terjadi aksi balap liar. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan mereka dengan melaporkan setiap kegiatan yang mencurigakan kepada pihak kepolisian. "Dengan adanya kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk semua orang. Kami berharap para remaja dapat lebih bijak dalam menggunakan waktu dan tidak terlibat dalam kegiatan yang berbahaya seperti balap liar," ujar Kapolsek Mesuji Timur.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.