*Cegah Laka Lantas Serta C3 di Tempat Wisata Jajaran Sat Lantas Polres Mesuji Melaksanakan Patroli dan Mengatur Arus Lalulintas* Mesuji – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mesuji melaksanakan kegiatan patroli dan pengaturan lalu lintas di kawasan tempat wisata Taman Kehati dalam rangka Operasi Ketupat Krakatau 2026. Kegiatan ini berlangsung di wilayah hukum Polres Mesuji, dengan fokus utama mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas (laka lantas) serta tindak pidana jalanan atau C3 (Curat, Curas, Curanmor) selama masa libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Operasi ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, termasuk wisatawan yang berkunjung ke berbagai objek wisata di Kabupaten Mesuji. Dalam pelaksanaannya, personel Sat Lantas melakukan pengaturan arus kendaraan di titik-titik rawan kemacetan dan lokasi wisata yang berpotensi padat pengunjung. Selain itu, mereka juga melakukan patroli rutin guna memantau situasi keamanan dan menindak tegas pelanggaran lalu lintas serta potensi kejahatan jalanan. Personel juga memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara dan pengunjung wisata agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keamanan barang pribadi. Kasat Lantas Polres Mesuji AKP Rudi S, S.H, M.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan secara berkeliling dan terjadwal, mencakup akses jalan menuju objek wisata serta area parkir kendaraan. “Kami memprioritaskan pendekatan preemtif dan preventif untuk meminimalisir risiko kecelakaan dan tindak kriminal. Kehadiran personel di lokasi wisata diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang berlibur,” ujarnya. Selasa (24/03/26) Melalui Operasi Ketupat Krakatau 2026, Polres Mesuji berkomitmen untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama periode lebaran dapat berjalan lancar, aman, dan tertib, serta menekan angka kecelakaan lalu lintas dan kejahatan di jalan raya hingga operasi berakhir nanti. Pungkas AKP Rudi.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.