Press Release Nomor: 55/ II/ HUM.6.1.1./ 2026/ BidhumasSenin, 23 Februari 2026*Tetap Fokus di Jalan Saat Puasa, Ini Kiat Aman dari Polda Lampung*LAMPUNG – Menjalani ibadah puasa di bulan Ramadan bukan alasan untuk lengah saat berkendara. Kondisi tubuh yang menahan lapar dan haus kerap memicu rasa lelah, kantuk, hingga menurunnya konsentrasi di jalan.Momentum jelang berbuka puasa bahkan kerap disebut sebagai waktu rawan kecelakaan. Banyak pengendara terburu-buru mengejar waktu berbuka, sehingga abai terhadap keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya.Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun, mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama beraktivitas di jalan, khususnya saat menjalankan ibadah puasa.“Puasa bukan halangan untuk tetap tertib dan fokus saat berkendara. Justru di bulan Ramadan, pengendara harus lebih sabar dan mampu mengendalikan emosi,” ujar Yuni.Ia menjelaskan, salah satu faktor utama kecelakaan di bulan Ramadan adalah menurunnya konsentrasi akibat kelelahan dan kurang asupan cairan. Karena itu, pengendara diminta memastikan kondisi fisik benar-benar prima sebelum bepergian.“Pastikan tubuh dalam kondisi fit sebelum berkendara. Jika merasa lelah atau mengantuk, sebaiknya istirahat sejenak dan jangan memaksakan diri,” tegasnya.Selain kondisi fisik, Yuni juga menyoroti pentingnya manajemen waktu. Banyak kecelakaan terjadi karena pengendara tergesa-gesa ingin segera sampai di rumah saat waktu berbuka hampir tiba.“Kami mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan dengan baik. Berangkatlah lebih awal sehingga tidak perlu ngebut atau melanggar aturan lalu lintas,” katanya.Tak kalah penting, ia mengingatkan agar pengendara tetap mematuhi rambu lalu lintas serta menggunakan perlengkapan keselamatan secara lengkap, baik pengendara roda dua maupun roda empat.“Gunakan helm berstandar SNI, sabuk pengaman, dan patuhi rambu lalu lintas. Keselamatan adalah prioritas utama, jangan sampai momen Ramadan justru berubah menjadi duka,” pungkas Yuni.Polda Lampung berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat selama Ramadan. Dengan kondisi tubuh yang dijaga, emosi yang terkendali, serta disiplin berlalu lintas, perjalanan menuju berbuka puasa dapat berlangsung aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.