Press Release Nomor: 35 / II/ HUM.6.1.1./2026/BidhumasMinggu , 8 Februari 2026*Operasi Keselamatan Krakatau 2026 Berjalan Hari Ke-6, Utamakan Sosialisasi Edukatif Dan Teguran Humanis*LAMPUNG – Operasi Keselamatan Krakatau 2026 yang telah memasuki hari ke-6 masih menunjukkan tingginya angka pelanggaran lalu lintas. Posko Operasi mencatat sebanyak 1.507 pelanggaran pada hari ke-6, Minggu(8/2/26). dengan dominasi pelanggaran oleh pengendara sepeda motor (R2) yang tidak menggunakan helm standar, tidak melengkapi kaca spion, dan berboncengan lebih dari dua orang dan sejumlah kendaraan R4. Selain itu, ditemukan pula 10 pelanggaran melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), 12 kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum atau travel gelap, serta kendaraan yang melakukan over dimension (ODOL) sebanyak 14 pelanggar.Meski demikian, dalam operasi ini Polri tetap mengedepankan pendekatan yang penuh edukatif dan humanis, dibuktikan dengan 1.471 teguran yang diberikan kepada pelanggar.Sementara itu, pada hari yang sama tercatat 3 kejadian kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan 2 orang meninggal dunia, 2 orang luka berat, dan 2 orang luka ringan.Personel operasi keselamatan juga hadir dilokasi keramaian untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar tertib serta tempat berkumpul nya masyarakat seperti pasar tradisional dan persimpangan jalan dimana banyak ditemukan nya pelanggaran lalu lintas.Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari menyampaikan himbauan kepada masyarakat, “Data hari ke-6 operasi ini menunjukkan bahwa masih banyak pengendara yang terjaring pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kami mengingatkan kembali bahwa helm bukan sekadar aksesoris, melainkan pelindung nyawa. Begitu pula dengan ketaatan pada aturan kapasitas penumpang dan kelengkapan kendaraan. Setiap pelanggaran, sekecil apa pun, berpotensi menyebabkan kecelakaan,” Imbau Kombes YuniLebih lanjut, Kabid Humas menekankan pentingnya kesadaran dalam berlalu lintas, “Kami mengapresiasi dan berterimakasih masyarakat yang sudah tertib, dan mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan budaya berlalu lintas yang aman, nyaman dan tertib. Mari jadikan Operasi Keselamatan Krakatau 2026 sebagai momentum untuk memperbaiki disiplin berkendara. Ingat, keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama.” Ucap KabidOperasi Keselamatan Krakatau 2026 akan terus berlanjut dengan tetap mengedepankan sosialisasi edukatif, inovatif dan teguran yang humanis. Masyarakat diharapkan dapat mematuhi aturan lalu lintas guna meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.