MESUJI – Gabungan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Presisi Polres Mesuji telah berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian sepeda motor (curanmor) yang terjadi di 7 tempat kejadian perkara (TKP) di wilayah hukum Polres Mesuji serta mengamankan tersangka serta penadah barang hasil curian.Adapun identitas tersangka berinisial IN (20) Warga Desa Fajar Baru Kecamatan Panca Jaya Kabupaten Mesuji, sedangkan penadah barang hasil curian berinisial SO (30) Warga Dusun XVII Bandar Agung Desa Bandar Agung Kecamatan Bandar Sribahwono Kabupaten Lampung Timur.Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H membenarkan terkait telah diamankannya seorang tersangka pelaku curanmor dan seorang tersangka sebagai penadah hasil curian."Tersangka diamankan karena telah melakukan tindak pidana curanmor di 7 TKP yang ada di Wilayah Kabupaten Mesuji dalam kurun waktu 5 Bulan terhitung dari bulan Juli hingga Desember 2025," ucapnya. Kamis (08/01/26)Lebih lanjut terang AKBP Firdaus, adapun 7 TKP tersebut adalah 1 TKP di Desa Budi Aji, Kecamatan Simpang Pematang sedangkan 6 TKP lainnya terjadi di Pemukiman Karya Jaya Register 45 Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji.Pengungkapan tersebut dari hasil pengembangan yang dilakukan oleh Tim gabungan Tekab 308 Polres Mesuji dan Polsek Tanjung Raya terhadap tersangka IN bahwa tersangka mengakui telah melakukan pencurian 1 (satu) unit motor Honda Revo di Desa Budi Aji. Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan oleh Tim bahwa motor tersebut sudah dijual kepada tersangka SO yang beralamat di Desa Bandar Agung Kecamatan Sribhawono Kabupaten Lampung Timur, selanjutnya Tim menuju alamat yang dimaksud oleh tersangka, sesampai dirumah SO didapatkan 1 (satu) unit motor Honda Revo hasil curian tersangka IN.Kemudian tim melakukan interogasi terhadap tersangka SO dan mengakui bahwa telah membeli 7 unit sepeda motor dari tersangka IN yang sudah dijual ke beberapa orang didaerah Melinting (Jabung), Bandar Agung dan Mataram Baru melalui COD dan bertemu langsung, Selanjutnya Tim melakukan langkah langkah untuk mengamankan motor tersebut melalui upaya persuasif, dengan hasil 4 unit didapatkan di Desa Bandar Agung yang di serahkan oleh Bhabinkamtibmas dan tokoh masyarakat Desa Bandar Agung, dan 2 unit lainnya didapatkan di Desa Rajabasa yang diserahkan melalui Kepala Desa dan pensiunan TNI daerah Mataram Baru, kemudian SO berikut barang bukti motor diamankan dan dibawa ke Polres Mesuji untuk proses hukum selanjutnya. Ungkap Kapolres Mantan Kasat Reskrim Jakarta Pusat itu menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras anggota dilapangan dan koordinasi yang baik. Selain itu, dukungan dari masyarakat yang memberikan informasi penting juga turut berkontribusi dalam pengungkapan kasus curanmor."Perkara ini masih dalam pengembangan lebih lanjut dan Saya mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Mesuji untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang agar kasus serupa dapat dicegah secara dini." Tegasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.