Mesuji - Dalam rangka menghadapi OPS Ketupat Krakatau 2026 Kasat Lantas Polres Mesuji bersama anggota melakukan pengecekan Pos PAM dan Pos Yan. Selasa (20/01/26)Kegiatan tersebut bertujuan mengecek persiapan agar saat dilaksanakan kegiatan OPS Ketupat nantinya semua sudah dalam keadaan siap, baik sarana dan prasarana nya."Ada beberapa tempat yang kita lakukan pengecekan yaitu 2 Pos Yan dan 3 pos Pam yang nantinya akan di pergunakan saat OPS Ketupat, makanya kita lakukan pengecekan dan kesiapan segala sesuatunya," Jelas Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H melalui Kasat Lantas AKP Rudi S.H, M.HKegiatan yang dilaksanakan meliputi pengecekan lokasi Pospam Desa Labuhan Permai Kecamatan Way Serdang Kabupaten Mesuji perbatasan Kabupaten Mesuji dengan Kabupaten OKI Sumsel, lalu melakukan pengecekan jalan arteri bersama dengan BPJN Wilayah Lampung di Exit Tol Simpang Pematang Desa Mulya Agung Kecamatan Simpang Pematang serta berkoordinasi dengan kantor HK A Terpeka di Way Serdang sehubungan dengan jalan Tol Trans Sumatra masuk pada Wilayah Hukum Polres Mesuji dan mengecek cctv jalan tol serta melakukan pengecekan lokasi Pos Yan Rest Area KM 234.Selanjutnya melakukan pengecekan TKP Laka Lantas di Jalan Tol Trans Sumatera KM 250 Desa Margo Rahayu Kecamatan Simpang Pematang dan TKP yang rawan laka lainnya, dan melakukan pengecekan Pos Pam Exit Tol Simpang Pematang Desa Mulya Agung, Pos yan Simpang Pematang di Pos Simpang Pematang KM 180 Kecamatan Simpang Pematang serta pengecekan Pos PAM pertigaan Simpang Asahan Km 160 Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji. Terang AKP Rudi."Kami berharap dengan dilaksanakan nya pengecekan sebelum OPS Ketupat di mulai, semua dapat berjalan dengan aman dan lancar serta nantinya para pengguna jalan dapat merasa nyaman saat melintas di Wilayah Hukum Polres Mesuji," Ujarnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.