Press Release Nomor: 832/ XII / HUM.6.1.1./ 2025/ BidhumasRabu, 3 Desember 2025*Perkuat Kemitraan dengan Ojek Online: Polda Lampung Gelar Baksos dan Bakkes Pada Apel Ojol Kamtibmas Nasional 2025*Lampung – Polri memperkuat sinergi keamanan berbasis masyarakat melalui pelaksanaan Apel Ojek Online Kamtibmas Polda Lampung yang dipimpin Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mewakili Kapolri pada Rabu, 3 Desember 2025, di Lapangan Apel Mapolda Lampung. Sebanyak 900 driver ojek online menghadiri apel bertema “Bersama Menjaga Lampung” ini. Kegiatan tersebut juga menjadi penutup rangkaian Apel Ojol Kamtibmas Nasional 2025, yang sebelumnya telah diselenggarakan di empat provinsi lain. Apel pertama dilaksanakan di Polda Metro Jaya pada 20 Oktober 2025 dengan melibatkan 10.000 driver ojol. Selanjutnya, Polda Jawa Timur pada 1 November 2025 menghadirkan 4.425 driver ojol, diikuti Polda Jawa Barat pada 8 November 2025 dengan jumlah peserta 5.000 driver, dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta pada 21 November 2025 dengan 3.500 driver. Dengan dilaksanakannya apel di Lampung yang diikuti 900 driver, maka total keseluruhan rangkaian Apel Ojol Kamtibmas Nasional sepanjang 2025 melibatkan 22.925 driver ojek online di seluruh Indonesia.Dalam amanatnya, Kapolda mengawali kegiatan dengan mengajak seluruh peserta mengheningkan cipta bagi korban bencana di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Ia menegaskan bahwa apel ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah strategis memperkuat jejaring kewaspadaan dini berbasis masyarakat. Kapolda menyampaikan bahwa driver ojol memiliki peran penting sebagai sahabat Polri yang setiap hari berada di jalan dan menjadi mata serta telinga Polri. Informasi lapangan mengenai kemacetan, kecelakaan, tindak pidana, hingga peristiwa bencana, menurutnya, sangat menentukan cepatnya respons Polri dalam menyelamatkan warga. Kapolda juga menyampaikan bahwa meskipun situasi global penuh ketidakpastian, ekonomi Indonesia tetap stabil dengan pertumbuhan 5,04% pada kuartal III 2025. Angka tersebut tercatat lebih tinggi dibanding Arab Saudi yang tumbuh 5%, Tiongkok 4,8%, Singapura 4,2%, Amerika Serikat 2,1%, dan Australia 1,8%. Stabilitas ekonomi tersebut didukung oleh peningkatan aktivitas ekonomi digital yang kini hampir mencapai 100 miliar dolar AS, naik 14% dari tahun sebelumnya. Dari angka itu, sektor transportasi online dan layanan pesan-antar makanan menyumbang 10 miliar dolar AS atau meningkat 13% dibanding tahun 2024. Kapolda menekankan bahwa pencapaian ini tidak mungkin terwujud tanpa kontribusi signifikan para driver ojek online yang menjadi jembatan antara penjual dan konsumen.Sebagai rangkaian kegiatan apel, Polda Lampung menyediakan sejumlah pelayanan publik dan kegiatan kemanusiaan. Sebanyak 200 driver ojol menerima layanan bakti kesehatan yang meliputi pemeriksaan di poli umum, poli mata, poli THT, kulit dan kelamin, poli penyakit dalam, poli bedah, khitan, layanan laboratorium sederhana, serta pengambilan obat di apotek. Selain itu, sebanyak 100 driver ojol memperoleh layanan melalui booth, termasuk servis motor ringan, perpanjangan SIM, perpanjangan STNK, serta pembagian paket sembako gratis. Polda Lampung juga membagikan 1.200 rompi keselamatan dan 15 helm kepada para peserta apel. Pada kegiatan yang sama, Wakapolri juga melepas 14 truk bantuan kemanusiaan dari Polda Lampung yang ditujukan bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat. Bantuan tersebut terdiri dari 12.489 kilogram beras, 197 koli pakaian, 464 dus bahan makanan, 280 dus minuman, 5.763 dus mi instan, 150 dus mi telur, 5 kotak obat-obatan, 15 dus sembako, 1.515 selimut, 3 dus minyak, 12 mukena, 20 sarung, 2.537 bal popok, 1.213 dus air mineral, serta 1.778 kilogram gula. Kapolda menegaskan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas bangsa dan harapan bagi masyarakat terdampak bencana.Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari, menyatakan “pelaksanaan apel ini menegaskan kedekatan Polri dengan komunitas ojek online, serta memperlihatkan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat”Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari layanan kesehatan hingga pengiriman bantuan kemanusiaan, merupakan bentuk nyata Polri hadir dan bekerja bersama warga.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.