Mesuji – Polres Mesuji melaksanakan kegiatan "Jumat Curhat" dan pembagian 25 paket sembako di Balai Desa Wira Jaya, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Mesuji. Jumat (12/12/25)Kegiatan tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi dan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi masyarakat terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta permasalahan yang ada di wilayah tersebut. Acara dihadiri oleh Kapolres Mesuji diwakili oleh Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Poniran, Kapolsek Tanjung Raya IPTU Dwi Andrianto S.I.P, Kanit Tipidter IPDA Apriansyah S.H, M.H, Kanit Gakkum Sat Lantas IPDA Ferdiansyah, Anggota Polsek Tanjung Raya, tokoh masyarakat, perangkat desa, perwakilan pemuda, serta warga Desa Wira Jaya.Dalam sambutannya, Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H diwakili Kasat Binmas AKP Poniran menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. "Kami ingin mendengar langsung apa yang menjadi permasalahan di masyarakat, sehingga kami bisa mencari solusi bersama," ujarnya. Lebih lanjut, berbagai permasalahan disampaikan oleh warga, mulai dari masalah keamanan lingkungan, kenakalan remaja, hingga masalah lalu lintas seperti kurangnya rambu-rambu dan kesadaran berkendara. Sat Lantas Polres Mesuji juga memberikan sosialisasi tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan menaati peraturan yang berlaku. Ungkap AKP Poniran "Selain Jumat Curhat, Kami melaksanakan Bakti Polri yaitu membagikan 25 Paket Sembako yang berisi per paket 5 Kg Beras SPHP, Gula Pasir 1 Kg, Tepung Terigu 1 Kg dan Minyak Goreng 1 Liter kepada 25 orang warga Desa wira Jaya yang kurang mampu," terangnya Kegiatan Jumat Curhat tersebut mendapat respon positif dari Pj Kepala Desa Wira Jaya Riduan. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk mempererat hubungan antara Polisi dan masyarakat.Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan tercipta sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga kamtibmas serta meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas di Wilayah Tanjung Raya dan warga yg kurang mampu dapat terbantu dengan pembagian paket sembako. Pungkas Kasat Binmas

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.