Mesuji - Libur akhir pekan terasa lebih aman dan nyaman bagi masyarakat, berkat kewaspadaan Siaga Kompi Regu III Polres Mesuji yang terus melaksanakan patroli dan Kegiatan Pengamanan Rutin (KRYD) di berbagai titik keramaian dan objek vital yang rawan tindak kejahatan. Sejak sore hari, personel polisi dengan antusias bergerak ke tempat-tempat yang sering dikunjungi warga, seperti alun alun Simpang Pematang, Islamic Center dan bendungan Albaret. Mereka tidak hanya berjalan-jalan mengawasi situasi, tetapi juga aktif berinteraksi dengan masyarakat, menanyakan kondisi keamanan, dan memberikan imbauan tentang pentingnya waspada terhadap ancaman kejahatan. "Kami ingin warga merasa tenang dan bebas menikmati hari libur di akhir pekan tanpa khawatir akan keamanan, langkah ini juga menjadi bentuk komunikasi erat antara polisi dan masyarakat, menciptakan ikatan kepercayaan yang lebih kuat." Ujar Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H. Minggu (07/12/25) Lebih lanjut, di objek vital seperti Bank, alun alun, dan tempat tempat keramaian lainnya, semua upaya tersebut ditujukan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan apapun dan menanggapi cepat jika ada keadaan darurat. Terang AKBP Firdaus Salah satu warga yang ditemui saat di alun alun mengakui peran penting polisi dalam menjaga keamanan hari libur. "Kita merasa tenang melihat polisi selalu ada di sekitar. Bisa bebas keluar dengan keluarga tanpa khawatir," ungkapnya Dengan patroli dan KRYD yang teratur dan terarah, Siaga Kompi Regu III Polres Mesuji berhasil menciptakan suasana yang aman dan nyaman, memungkinkan masyarakat menikmati hari libur dengan penuh damai dan ketenangan.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.