MESUJI – Kabag Operasi (Kabag Ops) Polres Mesuji melakukan rapat koordinasi dengan Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Mesuji untuk memastikan kesiagaan pasokan listrik yang optimal selama perayaan Nataru yang akan datang. Kegiatan yang diadakan di ruang kerja Kabag Ops bertujuan mencegah gangguan listrik yang dapat mengganggu kelancaran acara keagamaan yang diikuti oleh banyak warga. Selama rapat, Kabag Ops Polres Mesuji AKP Oktafia Siagian S.H, M.M mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan pentingnya ketersediaan listrik yang stabil, terutama di lokasi-lokasi pusat perayaan seperti gereja, tempat keramaian, Pos Pam dan Pos Yan, serta Rest Area 234, dan tempat ibadah lainnya. "Perayaan Nataru adalah momen penting bagi warga Mesuji. Kami ingin memastikan semua aktivitas berjalan lancar tanpa hambatan, termasuk pasokan listrik yang terjaga," ungkapnya. Senin (29/12/25) Di sisi lain, Kepala ULP PLN Mesuji Hanung Wijarnako menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan langkah-langkah preventif, antara lain melakukan pemeriksaan rutin pada jaringan listrik, menyiapkan tim penanggulangan darurat yang siap 24 jam, dan mempersiapkan peralatan cadangan seperti genset. "Kami akan melakukan patroli rutin sebelum dan selama perayaan untuk mendeteksi potensi kerusakan dini. Tim kami juga siap bertindak cepat jika ada gangguan," ucapnya Hasil koordinasi ini juga menyepakati pembagian tugas, di mana Polres Mesuji akan memberikan keamanan pada lokasi-lokasi instalasi PLN dan pusat perayaan, sedangkan PLN akan fokus memelihara dan memantau kinerja jaringan listrik. Kedua pihak berharap kolaborasi ini dapat memberikan kenyamanan dan ketenangan bagi warga selama merayakan Nataru. Acara Nataru di Mesuji rencananya akan diadakan pada akhir bulan Desember, dengan berbagai aktivitas ibadah dan kebersamaan antar warga. Dengan faktor cuaca yang extrim dan tidak menentu perlunya kesiap siagaan bersama untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan Masyarakat Kabupaten Mesuji

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.