MESUJI – Jajaran Polres Mesuji melaksanakan Release akhir tahun 2025, bertempat di aula Tri Brata Endra Dharma Laksana Polres setempat. Rabu (31/12/25)Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H dengan di dampingi Kabag OPS AKP Oktafia Siagian S.H, M.M, Kasat Lantas AKP Yurike Ade Purwanti S.T.K, M.H, Kasat Reskrim AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali S.T.K, Kasat Narkoba AKP Sunarto, Kasi Humas Itu Tata Subrata, Ketua PWI Kabupaten Mesuji Apri Alwi dan Ketua Pokja Polres Mesuji Jumani.Pada kesempatan tersebut Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H memaparkan bahwasannya sepanjang tahun 2025 Polres Mesuji telah menunjukkan komitmen dan dedikasinya dalam melakukan ungkap kasus dan penyelesaian perkara.Diantaranya dari Jajaran Sat Res Narkoba, telah berhasil mengungkap kasus sebanyak 106 LP, lebih banyak dibandingkan tahun 2024 yaitu 82 LP mengalami kenaikan sebesar 29%, untuk jumlah tersangka yang di amankan mengalami kenaikan sebesar 45% dengan jumlah tersangka sebanyak 150 Orang, sedangkan tahun 2024 103 Orang.Barang bukti pun turut mengalami kenaikan di banding kan dengan tahun 2024 yaitu di tahun 2025 barang bukti Sabu seberat 383,18 Gram naik sebesar 101% di bandingkan tahun 2024 seberat 189,89 Gram, Ekstasi mengalami kenaikan sebesar 325% yaitu 318 ¾ Butir sedangkan di tahun 2024 sebanyak 74½ butir, Obat berbahaya Nihil, Uang Rp. 3.187.000 di tahun 2025, di tahun 2024 1.325.000 mengalami kenaikan sebesar 140% dan Ganja naik sebesar 139% dari 5,45 Gram di tahun 2024 dan 13,07 Gram di tahun 2025. JelasnyaLebih lanjut terang AKBP Firdaus kenudian untuk Jajaran Sat Lantas jumlah pelanggaran mengalami kenaikan dan penurunan diantaranya Tilang tahun 2024 sebanyak 1.025 pelanggaran di tahun 2025 2.491 pelanggaran mengalami kenaikan sebanyak 143% (Naik), untuk teguran tahun 2024 sebanyak 15.282 teguran, di tahun 2025 sebanyak 15.193 teguran, mengalami penurunan -1%, total Gar di tahun 2025 naik menjadi 111%."Laka lantas mengalami penurunan sebesar -4% yaitu Jumlah laka tahun 2024 sebanyak 41 Kasus dan di tahun 2025 65 Kasus Naik sebasar (59%), untuk korban Meninggal Dunia tahun 2024 30 Orang dan tahun 2025 32 Orang naik 7%, Luka Berat tahun 2024 5 orang, tahun 2025 11 orang naik 120%, Luka Ringan tahun 2024 52 orang tahun 2025 79 naik 52%, total korban tahun 2024 sebanyak 87 orang tahun 2025 122 orang mengalami kenaikan sebesar 40%. Sedangkan untuk kerugian materil mengalami penurunan sebesar -4% di tahun 2024 sebesar Rp. 457.700.000 sedangkan di tahun 2025 sebesar Rp. 440.000.000." ucapnyaUntuk penyelesaian perkara laka lantas mengalami kenaikan signifikan yaitu dengan jumlah LP sebanyak 65 dan jumlah perkara yang dapat di selesaikan sebanyak 59 Laporan Polisi, sedangkan 6 Perkara menjadi tunggakan, dengan begitu Jajaran Sat Lantas dapat menyelesaikan perkara sebesar 90,76% selama tahun 2025. Tegas mantan kasat Reskrim Jakarta PusatSelanjutnya Jajaran Sat Reskrim untuk angka tindak pidana mengalami kenaikan di bandingkan tahun 2024, untuk tahun 2025 sebanyak 430 Kasus sedangkan di tahun 2024 sebanyak 343 mengalami kenaikan sebesar 25,5%, untuk penyelesaian kasus pun mengalami kenaikan sebesar 18% dengan jumlah kasus yang di selesaikan sebanyak 221 Kasus di bandingkan pada tahun 2024 sebanyak 187 Kasus.Untuk jumlah kasus yang menonjol tidak mengalami kenaikan yaitu 4 kasus dan di tahun 2024 juga 4 Kasus, jumlah perkara PPA mengalami kenaikan sebanyak 200% yaitu 19 Kasus di bandingkan tahun 2024 hanya 9 Kasus, perkara C3 juga mengalami kenaikan sebanyak 12 % dengan jumlah kasus 127 di bandingkan tahun 2024 sebanyak 113 kasus, penyelesaian perkara C3 mengalami kenaikan sebesar 6,7% dengan 63 perkara yang di selesaikan di tahun 2025 sedangkan 2024 59 kasus, Jumlah tersangka yang berhasil di amankan mengalami kenaikan sebesar 151% yaitu 186 Orang di bandingkan tahun 2024 sebanyak 74 Orang dan jumlah barang bukti yang di amankan mengalami kenaikan sebesar 113%, dengan jumlah barang bukti sebanyak 154 dan di tahun 2024 sebanyak 72 barang bukti. Tambah Kapolres Dari total perkara yang masuk terdapat 4 kasus menonjol yakni 3 kasus pembunuhan dan 1 kasus penganiayaan berat. Dari 3 kasus pembunuhan tersebut, 1 sudah kita limpahkan ke pengadilan berkas dan tersangkanya. Sementara yang 2 dihentikan penyidikannya karena tersangka mengalami gangguan kejiwaan berdasarkan hasil keterangan dari dokter spesialis kejiwaan, terang AKBP Firdaus.Sementara untuk kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) ada 1 kasus dugaan korupsi dana desa (DD) yang sumber dananya dari APBDes tahun 2020 dengan tafsir kerugian negara mencapai lebih dari 100 juta rupiah.Masih ada lagi kasus konflik Sosial atau konflik Agraria sebanyak 3 kasus yaitu konflik antara PT Silva Inhutani dengan kelompok masyarakat pribumi Mesuji bersatu."Alhamdulillah sudah terselesaikan dan masyarakat sudah memahami bahwa mereka tidak bisa lagi mengelola lahan di kawasan Register 45Selain itu lanjut Kapolres, ada juga perkara konflik antara PT SIP dengan kelompok masyarakat Buay Mencurung yang sedang dalam proses gugatan di pengadilan negeri Tulang Bawang. Terakhir konflik antara PT PAL dengan masyarakat sembilan desa penyangga yang saat ini masih proses mediasi."Terkait langkah-langkah penyelesaian konflik agraria ini, kami mengimbau kepada masyarakat, jika mau mengklaim lahan agar menyiapkan dokumen atau bukti alas hak kepemilikan yang lengkap dan jelas. Selain itu, mohon untuk tetap menjaga situasi Kamtibmas, dan menghormati serta menghargai kelompok atau perusahaan yang ada di sekitarnya," pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.