MESUJI – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Mesuji, Sat Pol PP dan Anggota Dinas Perhubungan melaksanakan pengamanan ketat dan terkoordinasi selama kunjungan kerja (kunker) Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamenristekdikti) Republik Indonesia ke wilayah Mesuji. Kegiatan ini bertujuan memastikan kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian acara yang dihadiri oleh Wamenristekdikti. Sebelum kedatangan tamu kehormatan, jajaran Polres Mesuji telah melakukan survei awal terhadap rute perjalanan dan lokasi acara, di lokasi yang akan di jadikan Sekolah Garuda di Mesuji dan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Mesuji. Tim juga melakukan pengawasan terhadap lingkungan sekitar untuk mencegah terjadinya gangguan apapun.Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan dengan prinsip "aman, nyaman, dan tertib" agar Wamenristekdikti dapat dengan tenang berinteraksi dengan Pemerintah Daerah, Pegawai Dinas pendidikan, serta Masyarakat. "Kami telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dengan menerjunkan sebanyak 29 Personil. Tujuan utama adalah memastikan keamanan tamu kehormatan dan kelancaran acara yang bertujuan mendiskusikan pembangunan pendidikan di Mesuji," ujar AKBP Firdaus. Rabu (03/12/25) Selama kunjungan, Wamenristekdikti membahas berbagai program peningkatan kualitas pendidikan tinggi di daerah, termasuk pendirian Sekolah Garuda dan peningkatan akses beasiswa bagi mahasiswa Mesuji. Acara berjalan lancar tanpa adanya kendala apapun, berkat kerja sama yang baik antara Polres Mesuji dengan berbagai pihak terkait. Pungkasnya

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.