*Sat Reskrim Polres Mesuji Gencar Mobile Di Tempat Vital, Upaya Minimalisir Kejahatan* Mesuji, Lampung – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Mesuji meningkatkan kegiatan Mobile di sejumlah tempat vital di wilayah Kabupaten Mesuji. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk meminimalisir potensi tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat. Giat tersebut dilaksanakan secara rutin dengan menyasar berbagai lokasi strategis, seperti pusat perbelanjaan, perbankan, SPBU, serta area publik lainnya yang dianggap rawan terjadinya tindak kriminalitas. Personil Sat Reskrim terlihat aktif mobile, baik dengan kendaraan roda empat maupun roda dua, untuk memastikan keamanan dan ketertiban di Wilayah Hukum Polres Mesuji. Kasat Reskrim Polres Mesuji, AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali S.T.K mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi Polres Mesuji dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)."Kami menyadari bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat sangat penting untuk memberikan rasa aman dan mencegah terjadinya tindak kejahatan. Oleh karena itu, kami terus meningkatkan intensitas mobile, terutama di tempat-tempat yang dianggap vital," ujarnya. Senin (02/11/25) Dini Hari Selain melakukan kegiatan mobile, petugas kepolisian juga aktif berdialog dengan masyarakat, memberikan himbauan kamtibmas, serta mengumpulkan informasi terkait potensi gangguan keamanan. Hal ini dilakukan untuk membangun sinergi antara polisi dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. "Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam beraktivitas. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika melihat atau mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan atau hubungi Call Center 110," tambah AKP Prenanta Kegiatan mobile tersebut akan terus dilakukan secara berkelanjutan oleh Sat Reskrim Polres Mesuji sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan di wilayah Kabupaten Mesuji. Ujarnya

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.