Press Release Nomor: 801/ XI / HUM.6.1.1./2025/BidhumasSenin, 17 November 2025*Operasi Zebra Krakatau 2025 Resmi Dimulai, Polda Lampung Tertibkan Pengendara Dengan Pendekatan Edukatif Dan Humanis*LAMPUNG – Polda Lampung melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025 di Lapangan Mapolda Lampung, Senin (17/11/25). Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf memimpin langsung apel yang diikuti Pangdam 21 Raden Inten, Danrem 043/Gatam, Danlanal Lampung, Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Lampung, Kasatpol PP Provinsi Lampung, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Manager Area PT HK Aston, Wakapolda Brigjen Pol Sumarto, seluruh Pejabat Utama Polda Lampung, serta seluruh personel gabungan. Operasi yang berlangsung selama 14 hari (17-30 November 2025) ini menempatkan Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung sebagai garda terdepan dan melibatkan sebanyak 667 personel gabungan Polda dan Polres/Ta.Dalam amanatnya, Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf menegaskan, "Operasi Zebra Krakatau 2025 mengedepankan pendekatan preemtif, preventif, dan represif, namun tetap mengutamakan langkah edukatif, persuasif, dan humanis. Kami mengutamakan keselamatan masyarakat dengan penindakan yang proporsional, di mana tilang manual, ETLE statis, ETLE mobile, dan teguran simpatik akan diterapkan sesuai tingkat pelanggaran,” Tegasnya. Operasi Zebra Krakatau ini bertujuan untuk menekan, sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan yang membahayakan pengendara serta diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya aturan berlalu lintas untuk menciptakan situasi berlalu lintas yang aman dan tertib. Kapolda juga menekankan prioritas penindakan pada pelanggaran berisiko tinggi, "Prioritas kami adalah pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan dengan fatalitas tinggi. Keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab kita bersama. Mari ciptakan kamseltibcar lantas yang kondusif dengan mengedepankan kesadaran hukum dan kepatuhan masyarakat,” Lanjutnya“Operasi ini akan berkoordinasi dengan dinas terkait dan stakeholder untuk memastikan efektivitas operasi. Kepada masyarakat, mari bersama-sama menciptakan budaya tertib lalu lintas demi keselamatan dan keamanan. Kepada personel yang melaksanakan tugas tetap jaga keselamatan junjung tinggi profesionalitas dan layani masyarakat dengan humanis dan penuh edukatif," pungkas Kapolda.Operasi Zebra Krakatau 2025 dilaksanakan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas melalui penegakan hukum yang profesional dan komunikasi intensif dengan masyarakat sehingga terciptanya sumber daya manusia yang tertib berlalu lintas.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.