Press Release Nomor: 772/ XI / HUM.6.1.1./ 2025/ BidhumasSabtu, 8 November 2025*Polisi Selidiki Penemuan Bayi Tanpa Busana di Desa Bojong Barat, Lampung Utara*Lampung Utara - Warga Desa Bojong Barat, Kecamatan Kotabumi, Kabupaten Lampung Utara digegerkan dengan penemuan seorang bayi laki-laki diperkirakan baru lahir di dekat kandang sapi milik, Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Bayi malang itu ditemukan dalam keadaan hidup, terbungkus kantong plastik berwarna merah, dengan ari-ari yang masih menempel.Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Peristiwa ini diketahui pertama kali oleh warga bernama Samsiati (70) mencurigai adanya suara tangisan bayi di sekitar kandang sapi di belakang rumahnya. Namun setelah dilakukan pemeriksaan diperiksa, saksi warga sontak terkejut mendapati seorang bayi tanpa busana berada dalam plastik.“Benar, bayi ini setelah ditemukan segera dibawa ke rumah warga untuk dibersihkan dan dirawat sementara oleh bidan desa,” ujar Yuni. Lebih lanjut, bayi berjenis kelamin laki-laki itu memiliki berat badan sekitar 2,5 kilogram dan tinggi badan 48 sentimeter, dengan kulit putih dan kondisi fisik sehat. Hingga kini, identitas orang tua kandung bayi tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.Menurutnya, kasus penemuan bayi ini masih ditangani pihak kepolisian setempat, untuk mengungkap siapa pelaku yang tega membuang bayi tak berdosa itu.“Tim gabungan dari Polres Lampung Utara dan Polsek Kotabumi sedang mendalami keterangan saksi-saksi dan mengumpulkan bukti di lapangan. Kami mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait orang tua bayi ini agar segera melapor ke kepolisian terdekat,” tegasnya. Yuni menambahkan, bayi tersebut sementara dirawat oleh warga setempat bernama Misbawati (51), hingga ada keputusan resmi dari instansi terkait mengenai perawatan dan perlindungan selanjutnya.“Kami apresiasi kepedulian warga yang cepat tanggap menolong bayi ini. Saat ini kondisinya dalam keadaan sehat dan aman,” tandan mantan Kapolres Metro tersebut.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.