Press Release Nomor: 762/ XI / HUM.6.1.1./ 2025/ BidhumasSabtu, 1 November 2025*Polda Lampung Salurkan Ribuan Ton Beras SPHP, Gerakan Pangan Murah Sentuh 3.050 Ton Lebih*LAMPUNG - Polda Lampung terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat lewat Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga akhir Oktober 2025, total distribusi bahan pangan, khususnya beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan), telah mencapai 3.050 ton 690 kilogram, atau sekitar 78 persen dari target.Pada pelaksanaan GPM Jumat, 31 Oktober 2025, Polda Lampung bersama seluruh Polres jajaran menyalurkan 29 ton 375 kilogram beras SPHP ke berbagai wilayah.Distribusi terbesar tercatat di Polres Lampung Timur dengan 11 ton, disusul Polres Lampung Utara 4 ton, Polresta Bandar Lampung 3 ton, dan Polres Lampung Selatan 3 ton 150 kilogram.“Program Gerakan Pangan Murah ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di pasaran,” ujar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun.Sementara itu, pada Sabtu, 1 November 2025, GPM kembali digelar secara serentak dengan target penyaluran 55 ton 855 kilogram beras SPHP. Kegiatan ini berlangsung di sejumlah Polres, antara lain Polres Lampung Timur 11 ton, Polres Lampung Utara 2 ton, Polresta Bandar Lampung 3 ton, Polres Pringsewu 1 ton, dan Polres Way Kanan 1 ton.Menurut Kombes Yuyun, kegiatan ini merupakan hasil sinergi antara Polda Lampung, pemerintah daerah, dan Bulog, dengan tujuan menjaga pasokan beras agar tetap stabil dan terjangkau.“GPM tidak hanya fokus pada distribusi, tapi juga memastikan masyarakat mendapatkan beras berkualitas dengan harga yang terjangkau. Kehadiran beras SPHP di tengah masyarakat diharapkan mampu menekan gejolak harga di pasaran,” jelasnya.Berdasarkan data yang dihimpun, Polres Lampung Timur menempati posisi teratas dalam pendistribusian beras SPHP dengan total 505 ton, disusul Polres Lampung Selatan 452 ton 800 kilogram, dan Polres Lampung Tengah 314 ton. Posisi berikutnya diisi Polres Tanggamus, Mesuji, dan Lampung Utara yang juga aktif menyalurkan bantuan pangan ke masyarakat.Kombes Yuyun menegaskan, Polri terus berkomitmen menghadirkan yang bermanfaat dan dirasakan langsung oleh masyarakat.“Kami seluruh jajaran Polres turun langsung memantau penyaluran beras SPHP ini, memastikan distribusi tepat sasaran dan berjalan tanpa hambatan,” tegasnya.Lebih jauh, Yuyun menambahkan bahwa Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari strategi Polda Lampung dalam menjaga situasi tetap kondusif.“Dengan menjaga kestabilan harga dan pasokan beras SPHP, masyarakat dapat merasa lebih tenang dan kebutuhan pokok tetap terpenuhi. Ini bukan sekadar kegiatan ekonomi, tapi langkah nyata menciptakan kesejahteraan dan stabilitas sosial,” tuturnya.Melalui Gerakan Pangan Murah, Polda Lampung membuktikan bahwa tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut menyejahterakan masyarakat.Dengan capaian lebih dari 3.050 ton beras SPHP yang tersalurkan, gerakan ini menjadi bukti konkret kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan dan stabilitas harga di Bumi Ruwa Jurai.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.