Mesuji – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Mesuji terus menggencarkan upaya preemtif dalam Operasi Zebra Krakatau 2025. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan memberikan penyuluhan keselamatan berlalu lintas kepada siswa-siswi SMK N 1 Simpang Pematang. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Mesuji, AKP Yurike Ade Purwanti S.Ik, M.H , beserta jajaran Satgas 2 Preemtif. Penyuluhan yang dilaksanakan di aula SMK N 1 Simpang Pematang ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran para siswa tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara. Kasat Lantas AKP Yurike dalam sambutannya menekankan bahwa angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan generasi muda masih cukup tinggi. Oleh karena itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Lebih lanjut terang Kasat Lantas, Materi yang disampaikan meliputi berbagai aspek, mulai dari pengenalan rambu-rambu lalu lintas, tata cara berkendara yang aman, hingga pentingnya menggunakan helm SNI dan kelengkapan kendaraan lainnya. "Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman tentang bahaya penggunaan ponsel saat berkendara serta pengaruh alkohol dan narkoba terhadap kemampuan mengemudi." Ucapnya. Jumat (21/11/25) Para siswa tampak antusias mengikuti penyuluhan tersebut. Sesi tanya jawab pun dimanfaatkan dengan baik oleh para siswa untuk menggali informasi lebih dalam tentang berbagai permasalahan lalu lintas yang sering mereka jumpai sehari-hari. Wanita dengan pangkat balok tiga di pundak itu berharap, dengan adanya kegiatan penyuluhan, para siswa SMK N 1 Simpang Pematang dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam berlalu lintas. "Keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita jadikan jalan raya sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi semua pengguna," pungkasnya. Operasi Zebra Krakatau 2025 sendiri merupakan operasi kepolisian yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas. Operasi ini akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 17 November 2025 hingga tanggal 30 November 2025 di seluruh wilayah hukum Polres Mesuji.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.