Mesuji, Lampung - Pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap korban ibu rumah tangga berinisial NS (47) Warga Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji berhasil diamankan oleh Team Tekab 308 Presisi Polres Mesuji."Memang benar Anggota kami telah berhasil mengamankan Pelaku tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang terjadi di Desa Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji. Pelaku Berinisial KP (48) tidak lain adalah suami korban," jelas Kasat Reskrim Polres Mesuji AKP Muhammad Prenanta Al Ghazali S.T.K mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.HLebih lanjut terang AKP Prenanta, Pelaku diamankan karena telah melakukan KDRT terhadap istrinya dengan cara memukuli korban memakai kayu dan menginjak injak badan serta leher korban kemudian di seret hingga keluar rumah."Motif pelaku melakukan tindakan itu karena meminta uang kepada korban namun tidak di beri karena korban tidak memiliki uang dan berhutang kepada tetangga juga tidak mendapatkan nya, sehingga pelaku marah dan mengamuk korban. Dengan kejadian tersebut korban mengalami luka luka di bagian kaki dan kepala serta memar di sekujur tubuh dan melaporkannya ke Polres Mesuji." Ujarnya, Rabu (12/11/25)Mendapatkan laporan kemudian team Tekab 308 Presisi Polres Mesuji segera bergerak dan mengamankan pelaku di rumahnya di Desa Talang Batu Kecamatan Mesuji Timur Kabupaten Mesuji pada Hari Selasa Tanggal 11 November 2025. Atas perbuatannya Pelaku akan di jerat dengan Pasal 44 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 dengan ancaman hukuman maksimal 5 Tahun penjara. Pungkas Alumni Akpol 2015.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.