Mesuji, Lampung - Anggota Sat Reskrim Polres Mesuji berhasil mengungkap laporan palsu yang dilakukan oleh SR (40) seorang supir truk yang mengaku dirampok saat kendaraannya berhenti di Jalan Tol Lampung KM 234 sebesar Rp. 9.000.000 (Sembilan Juta Rupiah). Ternyata uang tersebut habis untuk bermain judi online slot.Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menjelaskan, SR mendapatkan uang jalan Rp 17.000.000 untuk mengirimkan muatan dari Cikarang menuju Sumatera Utara."Jadi hasil penyelidikan dan pengakuan supir bahwa uang tersebut habis untuk main judi online slot. Total yang dihabiskan sebesar Rp 11.000.000 dari total Rp 17.000.000," ucapnya, Senin (17/11/2025).AKBP Firdaus mengatakan SR sempat mengaku bingung karena uang jalan tersebut telah dihabiskan, sehingga dirinya tidak lagi mempunyai uang jalan untuk membeli bahan bakar minyak."Supir ini sudah tidak punya uang lagi, bahan bakar kendaraannya sudah habis, dan akhirnya dia merencanakan skenario perampokan palsu dengan berharap kantornya bisa memberikan uang tambahan," ungkapnya.Saat ini, terang mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat supir truk telah diamankan di Mapolres Mesuji guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut."Sudah kami amankan dan dibawa ke Mapolres," pungkasnya.Sebelumnya, seorang sopir truk mengaku dirampok oleh 3 orang tak dikenal di Jalan Tol Lampung ruas Terpeka (Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung) KM 234. Uang tunai Rp 9.000.000 dan 1 unit handphone miliknya raib dibawa para pelaku.Peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/11/2025) Pukul 01.00 WIB di KM 234 jalur A di Desa Gedung Sri Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.